MARFUAH, INNA (2012) EFEK SEDASI DARI VARIASI DOSIS EKSTRAK ETANOL DAUN UBI JALAR (Ipomoea batatas L) PADA MENCIT. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
COVER.pdf

Download (1MB)
Text
BAB I.pdf

Download (610kB)
Text
BAB II.pdf

Download (639kB)
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB)
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (944kB)
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (607kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (612kB)
Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Salah satu penggunaan obat tradisional adalah dalam mengatasi gangguan tidur, tumbuhan yang sering digunakan secara empiris oleh masyarakat dan berkhasiat sebagai penenang adalah kangkung (Ipomoea aquatic Forsk) Tanaman dengan marga Ipomoea mengandung suatu senyawa turunan Lisergic acid yang diketahui berkhasiat sebagai halusinergik. Ubi jalar (Ipomoea batatas L) merupakan tumbuhan yang satu marga dengan kangkung, sehingga pada penelitian ini diuji efek sedasi dari daun ubi jalar.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek sedasi ekstrak etanol daun ubi jalar pada mencit jantan galur DDY.
Metode Penelitian: Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu jenis eksperimental dengan rancangan penelitian posttest only control group design dan metode analisis data yang digunakan adalah one way anova. Pada penelitian ini dibuat 6 perlakuan yaitu kontrol positif fenobarbital 54,6 mg/KgBB, kontrol negatif Na CMC 1%, kelompok perlakuan ekstrak etanol daun ubi jalar dosis 95,5 mg/KgBB; 191 mg/KgB; mg/gBB; 382 mg/KgBB dan 573 mg/KgBB dengan menggunakan metode rotarod serta mengamati daya cengkeram, perubahan diameter pupil mata dan reflek balik badan.
Hasil: Hasil uji efek sedasi diketahui bahwa efek sedasi terbesar didapatkan pada dosis ekstrak 573 mg/KgBB. Hasil uji efek sedasi dianalisis dengan anava satu arah dengan taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji-t dengan menggunakan uji Tukey HSD. Hasil uji anava menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara perlakuan masing-masing dosis dengan kontrol positif fenobarbital dosis 54,6 mg/KgBB. Hasil uji anava satu arah diketahui bahwa efek sedasi ekstrak etanol daun ubi jalar pada dosis 382 mg/KgBB dan dosis 573 mg/KgBB tidak mempunyai perbedaan yang nyata dengan kontrol positif fenobarbital dosis 54,6 mg/KgBB, sementara pada dosis ekstrak etanol daun ubi jalar 95,5 mg/KgBB dan 191 mg/KgBB menunjukkan perbedaan yang bermakna tehadap kontrol positif. Hal ini menunjukan bahwa potensi ekstrak etanol daun ubi jalar pada dosis 382 mg/KgBB dan dosis 573 mg/KgBB setara dengan kontrol positif fenobarbital dosis 54,6 mg/KgBB.
Kesimpulan: Ekstrak etanol daun ubi jalar (Ipomoea batatas L) dapat memberikan efek sedasi pada mencit pada dosis 382 mg/KgBB dan 573 mg/KgBB seperti pada kontrol positif fenobarbital dosis 54,6 mg/KgBB

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Sudarso., Apt dan Diniatik, S.Si., M.Sc., Apt
Uncontrolled Keywords: efek sedasi, fenobarbital, ekstrak etanol daun ubi jalar (Ipomoea batatas L)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: Users 144 not found.
Date Deposited: 08 Nov 2017 06:51
Last Modified: 05 Nov 2024 07:43
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/5226

Actions (login required)

View Item
View Item