Maisharoh, Rizka (2020) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INSOMNIA PADA LANJUR USIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Rizka Maisharoh COVER.pdf
File Pdf (1MB)
Rizka Maisharoh BAB I.pdf
File Pdf (463kB)
Rizka Maisharoh BAB II.pdf
File Pdf (531kB)
Rizka Maisharoh BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (622kB)
Rizka Maisharoh BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (628kB)
Rizka Maisharoh BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (365kB)
Rizka Maisharoh DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (508kB)
Rizka Maisharoh LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
Abstract
Latar Belakang : Proses menua menyebabkan berbagai masalah kesehatan salah satunya gangguan tidur. Insomnia adalah gangguan tidur pada lansia dimana seseorang mengalami kesulitan memulai tidur dan mempertahankan tidur. Lansia berisiko tinggi mengalami insomnia akibat beberapa faktor seperti faktor usia, tingkat pendidikan,tingkat pendapatan, lingkungan, gaya hidup, status pemikahan, penyakit fisik dan faktor psikologis.
Tujuan :Mengetahui hubungan antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, gaya hidup, faktor psikologi, penyakit fisik, status pemikahan dan lingkungan dengan kejadian insomnia pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Patikraja Kabupaten Banyumas.
Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Sampel sebanyak 99 lansia dengan teknik Cluster Random Sampling. Analisa data menggunakan statistik uji chi-aquare dan dilanjutkan menggunakan analisa uji regresi logistik.
Hasil : Sebagian besar responden adalah kelompok umur usia lanjut dini sebanyak
53 (53,5%), Tingkat pendidikan adalah sekolah dasar sebanyak 66 (66,7%), Tingkat pendapatan adalah <Rp 1.589.000,00 adalah 62 (62,6%), Status pemikahan adalah janda / duda adalah 52 (52,5%), Penyakit fisik adalah 62 (62,6), Faktor psikologi adalah stress normal 76 (76,8%), Lingkungan nyaman adalah 55 (55,6%), Gaya hidup sehat adalah 52 (52,6%). Gaya Hidup adalah faktor yang paling mempengaruhi kejadian insomnia pada lansia dimana nilai Exp (B) 16,577.
Kesimpulan : Lanjut usia hams memperhatikan pola kebiasaan hidup yang lebih sehat kembali, sehingga dapat mengurangi kejadian terjadinya insomnia.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Tugas Akhir Mahasiswa (S1) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing : Ns. Dedy Purwito, S.Kep. M.Sc., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Faktor, Insomnia, Lanjut Usia. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 05 Jun 2024 02:21 |
| Last Modified: | 05 Nov 2024 06:50 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/17020 |
