SABILLA, LOYALIA (2018) HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL EKONOMI DAN SPIRITUAL DENGAN KONSEP DIRI LANSIA DI SUDAGARAN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
LOYALIA SABILA COVER.pdf

Download (1MB)
Text
LOYALIA SABILA BAB I.pdf

Download (845kB)
Text
LOYALIA SABILA BAB II.pdf

Download (764kB)
Text
LOYALIA SABILA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (893kB)
Text
LOYALIA SABILA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (787kB)
Text
LOYALIA SABILA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB)
Text
LOYALIA SABILA DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (841kB)
Text
LOYALIA SABILA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Latarbelakang: Konsep diri merupakan ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian
yang diketahui seseorang tentang dirinya sendiri. Timbulnya permasalahan pada
lanjut usia adalah masalah fisik, psikososial, spiritual, mental, stress, ekonomi dan
penurunan fungsi kognitif dan psikomotor, hal ini akan mempengaruhi konsep diri
pada lansia.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan spirituali dengan
konsep diri pada lansia di Desa Sudagaran Kecamatan Banyumas.
Metode: Penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan jenis penelitian
kuantitatif bersifat korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Sudagaran Kecamatan Banyumas yang
berjumlah 821 orang dengan sampel sebanyak 89 orang diambil dengan teknik
Proportional stratified random sampling. Uji statistik menggunakan uji chi square.
Hasil: Responden yang berkonsep diri positif sebagian besar berpendidikan SMA
yaitu 31 orang (81,6%), sedangkan berkonsep diri negatif berpendidikan SD sebanya
10 (83,3%). Responden yang berkonsep diri positif sebagian besar tidak bekerja yaitu
45 orang (62,5%), sedangkan berkonsep diri negatif tidak bekerja sebanyak 27
(37,5%). Responden yang berkonsep diri positif sebagian besar memiliki penghasilan
antara Rp. 1.000.000-Rp.3.000.000 yaitu 34 orang (73,9%), sedangkan berkonsep diri
negatif penghasilan antara Rp 1.000.000-Rp 3.000.000 yaitu 12 orang (26,1%).
Responden yang berkonsep diri positif sebagian besar memiliki spiritualitas yang
tinggi yaitu 60 orang (81,1%), sedangkan berkonsep diri negatif memiliki spiritual
rendah yaitu 14 orang (93,3%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status sosial ekonomi dan spiritual dengan
konsep diri lansia di Desa Sudagaran Banyumas

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Ikhsan Mujahid, M.Si,
Uncontrolled Keywords: Status sosial ekonomi, spiritual, konsep diri
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 06 Nov 2018 06:55
Last Modified: 08 Jan 2025 02:14
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7994

Actions (login required)

View Item
View Item