Wardhani, Irma catur (2026) Efektivitas Pestisida Nabati Biji Bengkuang (Pachyrrhyzus Erosus l.) Pada Beberapa Jangka Waktu Perebusan Terhadap Ulat Grayak (Spodoptera Litura f.) Skala Laboratorium. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Irma Catur Wardhani_Cover.pdf
File Pdf (4MB)
Irma Catur Wardhani_Bab I.pdf
File Pdf (846kB)
Irma Catur Wardhani_Bab II.pdf
File Pdf (849kB)
Irma Catur Wardhani_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Irma Catur Wardhani_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Irma Catur Wardhani_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (833kB)
Irma Catur Wardhani_Daftar Pustaka.pdf
File Pdf (843kB)
Irma Catur Wardhani_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Ulat grayak (Spodoptera litura F.) merupakan salah satu hama penting yang dapat menimbulkan kerusakan serius pada tanaman sayuran, termasuk pakcoy. Penggunaan pestisida kimia secara terus- menerus dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pestisida nabati. Biji bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) diketahui mengandung senyawa aktif seperti rotenon, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai insektisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perebusan ekstrak biji bengkuang terhadap efektivitas pengendalian ulat grayak serta menentukan waktu perebusan yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan, yaitu kontrol (aquades), serbuk biji bengkuang 50 g tanpa perebusan, perebusan selama 10, 20, dan 30 menit, serta insektisida kimia sintetis berbahan aktif karbosulfan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali. Parameter yang diamati meliputi mortalitas larva, kecepatan kematian, intensitas kerusakan daun pakcoy, kehilangan hasil bahan pakan, dan penghambatan makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji bengkuang dengan lama perebusan berbeda, berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan perebusan selama 10 menit menghasilkan efektivitas tertinggi dengan mortalitas larva mencapai 100%, kecepatan kematian tercepat sebesar 1,56 hari, serta intensitas kerusakan dan kehilangan hasil bahan pakan terendah. Dengan demikian, ekstrak biji bengkuang yang direbus selama 10 menit berpotensi digunakan sebagai pestisida nabati dalam pengendalian ulat grayak (S.litura) skala laboratorium.
| Dosen Pembimbing: | Prasetyo, gayuh and Shofiyani, Anis | Nidn 0006056501, Nidn 0621117501 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | pestisida nabati; biji bengkuang; Spodoptera litura; lama perebusan; mortalitas |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agroteknologi S1 |
| Depositing User: | Catur Indra Himawan |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:44 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:44 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19168 |
