Indriyani, Desty Ayu (2025) Hubungan Kejadian Efek Samping Kemoterapi Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
DESTY AYU INDRIYANI_COVER.pdf

Download (2MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_BAB I.pdf

Download (1MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_BAB II.pdf

Download (1MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
Text
DESTY AYU INDRIYANI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker ganas yang menjadi penyebab kematian tertinggi pada wanita di Indonesia. Salah satu metode pengobatannya adalah kemoterapi, namun efek samping dari kemoterapi dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Penilaian terhadap efek samping dan dampaknya terhadap kualitas hidup menjadi penting untuk diketahui, namun belum banyak penelitian yang secara kuantitatif menganalisis hubungan tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kejadian efek samping kemoterapi dengan kualitas hidup pasien kanker serviks di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode:Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara total sampling dari 75 pasien, namun 73 bersedia menjadi responden. Efek samping kemoterapi dinilai menggunakan Algoritma Naranjo, dan kualitas hidup diukur dengan instrumen EQ-5D-5L serta EQ-VAS. Data dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil: Mayoritas responden berada pada usia 46–55 tahun (38%), berpendidikan dasar (40%), dan berstatus ibu rumah tangga (82%). Efek samping terbanyak adalah kesemutan (17%) dan nyeri (15%). Sebagian besar efek samping dikategorikan sebagai "mungkin" (91%). Sebanyak 79% pasien memiliki kualitas hidup tinggi berdasarkan EQ-5D-5L, dan 68% memiliki kualitas hidup tinggi berdasarkan EQ-VAS. Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan negatif antara efek samping dan kualitas hidup dan signifikan secara statistik (p =<0.001 untuk EQ-5D-5L; p = <0,000 untuk EQ-VAS). Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif antara efek samping kemoterapi dengan kualitas hidup pasien kanker serviks dan hubungan tersebut signifikan. Faktor-faktor seperti dukungan psikososial dan tahap kemoterapi dapat memengaruhi persepsi kualitas hidup pasien.

Dosen Pembimbing: Setiawan, Didik and Prasuma, Galar Sigit | nidn0627078301, nidn0602099601
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: kanker serviks, kemoterapi, efek samping, kualitas hidup, EQ-5D-5L, EQ-VAS, Algoritma Naranjo
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: Nur Hardiansyah
Date Deposited: 31 Mar 2026 02:04
Last Modified: 31 Mar 2026 02:04
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18848

Actions (login required)

View Item
View Item