Salma, Faiza (2025) Pengaruh Self Stigma Terhadap Psychological Well-Being Pada Pasien Tuberculosis Di Puskesmas Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
FAIZA SALMA_COVER.pdf
Download (665kB)
FAIZA SALMA_BAB I.pdf
Download (1MB)
FAIZA SALMA_BAB II.pdf
Download (1MB)
FAIZA SALMA_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
FAIZA SALMA_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
FAIZA SALMA_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (901kB)
FAIZA SALMA_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
FAIZA SALMA_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Tuberculosis merupakan penyakit menular kronis yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan berbagai masalah psikologis, salah satunya adalah penurunan psychological well-being. Salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam kondisi tersebut adalah self-stigma, yaitu proses internalisasi pandangan negatif masyarakat terhadap penyakit yang di derita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Self-Stigma terhadap Psychological Well-Being pada pasien Tuberculosis di Puskesmas Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini Adalah pasien Tuberculosis yang sedang menjalani pengobatan selama enam bulan di Puskesmas Kecamatan Pulogadung dengan jumlah 340 pasien, sedangkan sampel penelitian berjumlah 181 pasien yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala psychological well-being berdasarkan model Ryff dan skala self-stigma yang dimodifikasi dari self-stigma of mental Illness scale (SSMIS). Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan nilai F hitung 129,148 dengan nilai signifikansi sebesar 0,01 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa self-stigma memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological well-being pada pasien Tuberculosis. Semakin tinggi tingkat self-stigma yang dimiliki pasien, maka semakin rendah tingkat psychological well-being yang di rasakan. Temuan ini menunjukan pentingnya upaya intervensi psikologis dan dukungan sosial untuk menurunkan self-stigma guna meningkatkan psychological well-being pasien Tuberculosis.
| Dosen Pembimbing: | Wulandari, Dyah Astorini | NIDN0626037201 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Psychological Well-Being, Self-Stigma, Tuberculosis |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 08:38 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 08:38 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18832 |
