Faizah, Rima Nur (2025) Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Jumat Bersih Pada Siswa Di SD Negeri 3 Tumiyang Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
RIMA NUR FAIZAH_COVER.pdf
Download (1MB)
RIMA NUR FAIZAH_BAB I.pdf
Download (917kB)
RIMA NUR FAIZAH_BAB II.pdf
Download (960kB)
RIMA NUR FAIZAH_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (879kB)
RIMA NUR FAIZAH_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
RIMA NUR FAIZAH_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (824kB)
RIMA NUR FAIZAH_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (953kB)
RIMA NUR FAIZAH_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Karakter peduli lingkungan di SDN 3 Tumiyang yang rendah menjadikan sekolah membuat kegiatan yaitu pembiasaan Jumat bersih. Pembiasaan sudah dijalankan, namun masih terdapat penyimpangan terhadap karakter peduli lingkungan yaitu siswa masih ada yang membuang sampah sembarangan, kurang peduli terhadap pemilahan sampah, siswa tidak menjaga kebersihan toilet sekolah, atau masih mencoret-coret meja kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan karakter peduli lingkungan melalui jumat bersih dan menganalisis faktor pendukung serta penghambat kegiatan jumat bersih sebagai penguatan karakter peduli lingkungan di SD Negeri 3 Tumiyang kecamatan Pekuncen kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitiannya ialah siswa kelas 1 sampai 6. Lokasi penelitiannya di SD Negeri 3 Tumiyang, Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan di SD Negeri 3 Tumiyang kecamatan Pekuncen dilakukan dengan Jumat bersih. Jumat bersih merupakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan seluruh area sekolah. Jumat bersih merupakan pembiasaan agar terbentuk karakter peduli lingkungan. Kegiatan ini dilakukan pada pagi hari pada pukul 08.00 WIB dengan estimasi waktu 30 menit dan guru melakukan pengawasan dalam kegiatannya. Kegiatan Jumat bersih tidak hanya memunculkan karakter peduli lingkungan saja, namun terbentuk karakter lain seperti kerjasama, disiplin, dan toleransi. Kegiatan Jumat bersih dilakukan tidak hanya siswa saja, malinkan guru dan kepala sekolah. Tugas guru yaitu mengawasi, membimbing, dan memberi motivasi kepada siswa. Faktor pendukung kegiatan Jumat bersih meliputi sarana dan prasarana yang mendukung dan memadai yaitu penyediaan tempat sampah yang cukup dan tempat cuci tangan yang dapat diakses siswa dengan mudah, peran lingkungan sekolah baik dari intenal yaitu lingkungan sekolah, kepala sekolah, guru, penjaga sekolah, maupun siswa, dan dari eksternal seperti dukungan dari warung-warung penyediaan makanan, dan sikap dari dalam diri siswa yang semangat serta antusias terhadap kegiatan Jumat bersih. Faktor penghambat kegiatan Jumat bersih yaitu kurangnya apresiasi dan penghargaan kepada siswa, serta waktu kegiatan Jumat bersih yang singkat menjadikan siswa kurang memahami tujuan dari kegiatan Jumat bersih. Program Jumat Bersih dapat dijadikan salah satu alternatif efektif untuk membangun karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.
| Dosen Pembimbing: | Sriyanto, Sriyanto | 0619076901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan karakter, karakter peduli lingkungan, Jumat bersih |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 14 Apr 2025 08:06 |
| Last Modified: | 14 Apr 2025 08:06 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18164 |
