Ainun, Siti Sakinah (2020) PENGARUH OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) TERHADAP NILAI LAJU ENDAP DARAH (LED) PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) PURWOKERTO. D4 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Siti Sakinah Ainun COVER.pdf
File Pdf (3MB)
Siti Sakinah Ainun BAB I.pdf
File Pdf (641kB)
Siti Sakinah Ainun BAB II.pdf
File Pdf (806kB)
Siti Sakinah Ainun BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (719kB)
Siti Sakinah Ainun BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (199kB)
Siti Sakinah Ainun BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (147kB)
Siti Sakinah Ainun DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (226kB)
Siti Sakinah Ainun LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
Abstract
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Indonesia merupakan negara dengan peningkatan kasus tuberkulosis tertinggi ke tiga di dunia. Pengobatan tuberkulosis dilakukan dengan tujuan memusnahkan bakteri M. tuberculosis dengan cepat, mencegah resistensi obat, mencegah penularan dan mencegah kambuh penyakit. Metode pengobatan yang diberikan pada pasien TB paru di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Purwokerto yaitu Directly Observe Treatment Shortcourse (DOTS) dengan diberikannya obat anti tuberkulosis (OAT) primer seperti isoniazid, rifampisin, pirazinamid dan etambutol selama 6 bulan. OAT memiliki kemampuan dalam menurunkan jumlah bakteri M. tuberculosis yaitu OAT etambutol, OAT tersebut juga memiliki efektivitas paling besar dalam menurunkan nilai laju endap darah (LED). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh OAT terhadap nilai LED pada pasien TB paru. Penelitian ini dilakukan di laboratorium BKPM Purwokerto pada bulan Mei 2020. Penelitian ini merupakan penelitian observasioal analitik. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosis TB paru di BKPM Purwokerto dengan jumlah sampel 38 pasien yang sedang menjalani 6 bulan pengobatan OAT primer dengan pengambilan sampel secara non random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk menguji signifikasi perbedaan nilai LED sebelum dan sesudah pengobatan OAT primer. Hasil analisis uji Wilcoxon signifikan ditandai dengan p=0,000 (0,000<0,05), pengobatan OAT primer selama 6 bulan pada pasien TB paru terbukti dapat menurunkan nilai LED.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Tugas Akhir Mahasiswa (D4) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing : 1. Tantri Analisawati Sudarsono, S.Si, M.Sc 2. Arif Mulyanto, S.Si, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : TB Paru, Obat Anti Tuberkulosis, Laju Endap Darah |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik D4 |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 09 Dec 2024 02:37 |
| Last Modified: | 09 Dec 2024 02:37 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/17661 |
