ANNAJAR, MACHFUD (2016) HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I WANGON KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
MACHFUD ANNAJAR COVER.pdf

Download (1MB)
Text
MACHFUD ANNAJAR BAB I.pdf

Download (828kB)
Text
MACHFUD ANNAJAR BAB II.pdf

Download (762kB)
Text
MACHFUD ANNAJAR BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (765kB)
Text
MACHFUD ANNAJAR BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (804kB)
Text
MACHFUD ANNAJAR BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (593kB)
Text
MACHFUD ANNAJAR DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (836kB)
Text
MACHFUD ANNAJAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang:
Terdapat 3 (tiga) faktor risiko terjadinya ISPA yaitu faktor
lingkungan, faktor individu anak, serta faktor perilaku. Faktor lingkungan
meliputi pencemaran udara dalam rumah, kondisi fisik rumah, dan kepadatan
hunian rumah.
Tujuan:
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi
lingkungan rumah terhadap kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja
Puskesmas I Wangon Kabupaten Banyumas.
Metode:
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian
case control
dengan
pendekatan
retrospektif
. Populasi penelitian ini adalah pasien balita di wilayah
Kerja Puskesmas I Wangon Kabupaten Banyumas pada bulan maret tahun
2016
sebanyak 312 balita
dengan jumlah sampel kelompok kasus 40 dan sampel
kontrol sebanyak 40 dengan teknik
purposive sampling.
Hasil:
Kepadatan hunian rumah keluarga balita sebagian besar memenuhi syarat
(53,7%)
dan yang tidak memenuhi syarat (46,3%).V
entilasi rumahmemenuhi
syarat (58,7%)
dan yang tidak memenuhi syarat (41,3%).B
ahan bakar memasak
memenuhi syarat (51,2%)
dan yang tidak memenu
hi syarat (48,8%).J
enis lantai
rumah memenuhi syarat (61,2%)
dan yang tidak memenuhi syarat
(38,8%).K
elembaban rumah memenuhi syarat (60,0%)
dan yang tidak memenuhi
syarat (40,0%).
Balita yang mengalami ISPA dan tidak mengalami ISPA masing
-
masing 50,0%.
Kesimpulan:
Terdapat hubungan
kondisi lingkungan rumah (
kepadatan hunian
(p
= 0,044; OR (95%CI)= 2,513 (1,019
-6,198),
ventilasi
(p = 0,041; OR (95%CI) =
2,579 (1,030
-6,457),
bahan bakar memasak
(p = 0,004; OR (95%CI)= 3,857
(1,526
-9,750),
jenis lantai
(p = 0,
039; OR (95%CI) = 2,636(1,040
-6,685),
dan
kelembaban
rumah
(p = 0,022; OR (95%CI) = 2,914 (1,149
-7,393)
.dengan
kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas I Wangon Kabupaten
Banyumas
.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Bunyamin Muchtasjar, ST., MT.
Uncontrolled Keywords: Lingkungan Rumah, ISPA
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 04 Apr 2017 01:21
Last Modified: 04 Jun 2024 02:46
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1237

Actions (login required)

View Item
View Item