Ramandan, Shesa Putri (2026) Penentuan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Ekstrak Air Dan Etanol Berbagai Konsentrasi Pada Dua Spesies Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth. dan Cosmos sulphureus Cav.) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
SHESA PUTRI RAMANDAN_COVER.pdf
Download (1MB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_BAB I.pdf
Download (1MB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_BAB II.pdf
Download (1MB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (984kB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
SHESA PUTRI RAMANDAN_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Menurut WHO (2017) paparan radiasi dari sinar ultraviolet secara berlebih dan dalam jangka waktu yang panjang menjadi faktor utama dalam permasalahan kulit. Daun kenikir memiliki kandungan senyawa fenolik dan flavonoid, yang mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UV. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan flavonoid dan fenolik total serta nilai SPF dari 2 spesies daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth. dan Cosmos sulphureus Cav.) dengan variasi pelarut yang berbeda (air, etanol 30%, dan etanol 50%) untuk menentukan kombinasi spesies kenikir dan pelarut yang paling potensial dikembangkan sebagai sediaan sunscreen bahan alami. Metode : Penelitian ini dilakukan secara in vitro menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak yang digunakan berupa ekstrak air yang diperoleh dengan cara infundasi, ekstrak etanol 30% & etanol 50% diperoleh dengan cara maserasi. Penentuan kadar fenol menggunakan reagen Folin-Ciocalteu, sedangkan penentuan kadar flavonoid total menggunakan AlCl3. Untuk penentuan nilai SPF daun kenikir menggunakan metode persamaan Mansur (1989). Hasil : Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa kadar flavonoid total (mgQE/gr) ekstrak air, etanol 30% dan etanol 50% daun kenikir untuk spesies Cosmos caudatus Kunth. berturut-turut 17,611 ; 22,141 ; 38,897 dan untuk ekstrak daun kenikir spesies Cosmos sulphureus Cav. berturut 12,991 ; 21,441 ; 36,295. Sedangkan kadar fenolik total (mgGAE/gr) berturut-turut yaitu untuk spesies Cosmos caudatus Kunth. 25,022 ; 49,988 ; 71,942 dan untuk spesies Cosmos sulphureus Cav. yaitu 66,145 ; 82,751 ; 92,121. Kemudian untuk hasil nilai SPF tertinggi kedua spesies ada pada ekstrak etanol 50% dengan konsentrasi tertinggi 800 PPM dari spesies Cosmos caudatus Kunth. dari yaitu 14,892 (Proteksi Maksimal) dan Cosmos sulphureus Cav. 28,671 (Proteksi Ultra). Kesimpulan : Kombinasi spesies kenikir dan pelarut yang paling potensial dikembangkan sebagai sediaan sunscreen bahan alami pada penelitian ini yaitu ekstrak etanol 50% pada kenikir spesies Cosmos sulphureus Cav.
| Dosen Pembimbing: | Rahayu, Wiranti Sri and Dhian, Binar Asrining | NIDN0616087701, NIDN0614018201 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Kenikir ; Daun ; Cosmos caudatus Kunth. ; Cosmos sulphureus Cav. ; Ekstrak Etanol ; Flavonoid ; Fenolik ; SPF |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 13 May 2026 03:37 |
| Last Modified: | 13 May 2026 03:37 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19149 |
