Asrofi’ah, Asrofi’ah (2025) Analisis Kritis Penguatan Literasi Membaca Peserta Didik Melalui Pembiasaan Membaca 15 Menit Sebelum Pembelajaran Dimulai Di SD Negeri 3 Gunungwuled Purbalingga. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
Asrofi'ah_Cover.pdf

Download (2MB)
Text
Asrofi'ah_Bab I.pdf

Download (948kB)
Text
Asrofi'ah_Bab II.pdf

Download (1MB)
Text
Asrofi'ah_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (875kB)
Text
Asrofi'ah_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text
Asrofi'ah_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB)
Text
Asrofi'ah_Daftar Pustaka.pdf

Download (879kB)
Text
Asrofi'ah_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Kemampuan literasi membaca peserta didik yang rendah masih menjadi permasalahan mendasar di sekolah dasar. SD Negeri 3 Gunungwuled Purbalingga telah melaksanakan program pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, namun efektivitas dan tantangan pelaksanaannya perlu dikaji secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi membaca peserta didik melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai dan menganalisis tantangan penguatan literasi membaca melalui program tersebut di SD Negeri 3 Gunungwuled Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi peserta didik, guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis data interaktif terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai mampu memperkuat literasi membaca peserta didik secara komprehensif pada aspek kognitif, emosional, dan sikap. Penguatan aspek kognitif yaitu peserta didik memiliki kemampuan memahami isi bacaan dan keterampilan berpikir kritis melalui diskusi, dan merefleksikan teks yang telah dibaca. Penguatan aspek emosional yaitu peserta didik menunjukkan motivasi, antusiasme dan kepercayaan diri dalam menyampaikan hasil bacaan di depan teman sebaya. Penguatan aspek sikap yaitu program pembiasaan ini membentuk kemandirian membaca dan partisipasi peserta didik dalam berbagai kegiatan literasi di sekolah. Tantangannya antara lain keterbatasan sarana dan prasarana seperti ketersediaan bahan bacaan yang beragam, ruang baca yang belum optimal, serta dukungan teknologi pembelajaran yang masih terbatas. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, peserta didik semakin akrab dengan penggunaan gawai dan konten digital yang mengalihkan fokus dari aktivitas membaca mendalam serta literasi digital belum terintegrasi dengan kegiatan membaca di sekolah secara menyeluruh. Faktor lingkungan keluarga seperti rendahnya kebiasaan membaca di rumah, kurangnya pendampingan orang tua, dan penggunaan gawai tanpa pengawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran berperan strategis dalam memperkuat literasi membaca peserta didik dan membangun budaya literasi sekolah, namun keberlanjutannya memerlukan penguatan kebijakan, sarana prasarana, pendampingan guru, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta kolaborasi dengan orang tua.

Dosen Pembimbing: Kuntoro, Kuntoro | Nidn 0001095701
Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: literasi membaca, pembiasaan membaca 15 menit, sekolah dasar
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Program Pascasarjana > Magister Pendidikan Dasar S2
Depositing User: Catur Indra Himawan
Date Deposited: 13 Apr 2026 07:27
Last Modified: 13 Apr 2026 07:27
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19082

Actions (login required)

View Item
View Item