Anggraeni, Anggraeni (2025) Analisis Kritis Pengembangan Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Implementasi Budaya Positif Di Gugus Dewi Sartika Adipala Cilacap. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
ANGGRAENI_COVER.pdf
Download (925kB)
ANGGRAENI_BAB I.pdf
Download (1MB)
ANGGRAENI_BAB II.pdf
Download (1MB)
ANGGRAENI_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
ANGGRAENI_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
ANGGRAENI_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
ANGGRAENI_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
ANGGRAENI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Karakteristik peserta didik banyak mengalami penurunan, peserta didik seringkali menunjukkan kurangnya kesadaran dalam mematuhi peraturan sekolah, seperti datang terlambat, tidak mengerjakan tugas, dan kurangnya partisipasi dalam kegiatan sekolah merupakan perihal yang melandasi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan karakter disiplin peserta didik melalui implementasi budaya positif di Gugus Dewi Sartika Adipala Cilacap. Implementasi budaya positif dipandang sebagai pendekatan strategis untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai kedisiplinan melalui pembiasaan, keteladanan, komunikasi restoratif, dan ekosistem sekolah yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik dari beberapa sekolah dasar yang tergabung dalam Gugus Dewi Sartika Adipala Cilacap. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber yang digunakan adalah kepala sekolah, guru, peserta didik, triangulasi teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter disiplin peserta didik terbentuk melalui berbagai pembiasaan positif seperti baris pagi, doa bersama, piket kebersihan, serta kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Implementasi budaya positif dalam kegiatan intrakurikuler dilakukan melalui manajemen kelas, penguatan nilai pada pembelajaran, dan keteladanan guru. Pada kegiatan kokurikuler, kedisiplinan dibangun melalui pembiasaan tanggung jawab dan kerja sama, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler memperkuat komitmen, kemandirian, dan konsistensi perilaku peserta didik. Faktor pendukung implementasi meliputi kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi guru, serta budaya sekolah yang kondusif. Hambatan utama muncul dari variasi tingkat kedisiplinan peserta didik dan belum meratanya pemahaman guru tentang prinsip budaya positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi budaya positif berkontribusi signifikan dalam memperkuat karakter disiplin peserta didik. Budaya positif terbukti menjadi fondasi yang menginternalisasi nilai disiplin secara berkelanjutan melalui lingkungan belajar yang suportif, humanis, dan konsisten. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan bagi sekolah dalam mengembangkan strategi pembentukan karakter yang lebih komprehensif dan terarah.
| Dosen Pembimbing: | Andriani, Ana | NIDN0618106902 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S2) |
| Uncontrolled Keywords: | Budaya Positif; Karakter Disiplin; Pendidikan Karakter; Peserta Didik |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Magister Pendidikan Dasar S2 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 07:02 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 07:02 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18812 |
