Priatiningrum, Aisah Catur (2020) PERBEDAAN SELF TAPPING DAN SENAM DISMENORE TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI PUTRI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Aisah Catur Priatiningrum COVER.pdf
File Pdf (1MB)
Aisah Catur Priatiningrum BAB I.pdf
File Pdf (160kB)
Aisah Catur Priatiningrum BAB II.pdf
File Pdf (294kB)
Aisah Catur Priatiningrum BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (294kB)
Aisah Catur Priatiningrum BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (187kB)
Aisah Catur Priatiningrum BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (139kB)
Aisah Catur Priatiningrum DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (143kB)
Aisah Catur Priatiningrum LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Latar belakang: Menstruasi merupakan hal fisiologis pada wanita yang terjadi dari masa menarche sampai menopause. Dismenore primer adalah nyeri menstruasi tanpa kelainan organ reproduksi atau ginekologi, tapi murni karena kontraksi uterus yang berlebih. Penatalaksanaan nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenore yaitu self tapping dan senam dismenore.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara self tapping dan senam dismenore terhadap perubahan tingkat dismenore primer pada mahasiswi putri.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain pre eksperimental dengan pendekatan two group pre test-post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Central limit theorem dengan jumlah sampel 30 untuk intervensi self tapping dan 30 untuk intervensi senam dismenore, sehingga total 60 responden. Instrumen yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perubahan tingkat dismenore primer sebelum dan sesudah intervensi self tapping dan senam dismenore dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan self tapping dan senam dismenore terhadap perubahan tingkat dismenore primer.
Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukan ada perbedaan self tapping dan senam dismenore terhadap perubahan tingkat dismenore primer dengan nilai p sebesar 0.007 (p<0.05) pada uji Mann-Whitney. Intervensi self tapping lebih efektif daripada senam dismenore.
Kesimpulan: Intervensi self tapping lebih efektif daripada senam dismenore.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Tugas Akhir Mahasiswa (S1) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing : Ns. Devita Elsanti, M.Sc. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Dismenore primer, self tapping, senam dismenore. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 22 May 2024 08:03 |
| Last Modified: | 12 Dec 2024 06:42 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/16905 |
