Sutansyah, Alfathir Dimas (2019) Analisis Molecular Docking Isolat Turunan Xanton Pada Daun Dan Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Penghambat Enzim Xantin Oksidase. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Alfathir Dimas Sutansyah_JUDUL.pdf
Download (1MB)
Alfathir Dimas Sutansyah_BAB I.pdf
Download (822kB)
Alfathir Dimas Sutansyah_BAB II.pdf
Download (999kB)
Alfathir Dimas Sutansyah_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (944kB)
Alfathir Dimas Sutansyah_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Alfathir Dimas Sutansyah_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (818kB)
Alfathir Dimas Sutansyah_DAFTAR PUSTAKAL.pdf
Download (821kB)
Alfathir Dimas Sutansyah_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Hiperurisemia adalah keadaan dimana kadar asam urat dalam darah berada diatas normal. Konsentrasi asam urat normal pria adalah 7,0 mg/dL dan 6,0 mg/dL untuk wanita. Tanaman yang memiliki potensi sebagai antihiperurisemia salah satunya adalah daun dan buah manggis (Garcinia mangostana L.). Penelitian ini didasarkan dari hasil penelitian sebelumnya yang telah mendapatkan senyawa isolat turunan xanton. Pada penelitian ini senyawa isolat turunan xanton berasal dari daun dan buah manggis dilakukan uji molecular docking untuk mengetahui interaksi terhadap protein xantin oksidase (3BDJ). Metode molecular docking PyRx-Vina dan NRGSuite digunakan untuk mengetahui interaksi antara senyawa uji dan protein xantin oksidase serta Prediksi ADME untuk mengetahui.farmakokinetik senyawa uji. Hasil molecular docking dari PyRx-Vina adalah binding affinity dari senyawa Garcinone B, Mangostanol, Mangostenone D, Demethylcalabaxanthone dan Thwaitesixanthone sebesar -11.3 Kkal/mol, -7.8 Kkal/mol, -12.5 Kkal/mol, -10.4 Kkal/mol dan -11.3 Kkal/mol lebih baik dibandingkan dengan ligan alami 3BDJ yaitu -7,4 Kkal/mol. Sedangkan hasil CF molecular docking dari NRGSuite untuk senyawa Garcinone B, Mangostanol, Mangostenone D, Demethylcalabaxanthone dan Thwaitesixanthone adalah sebesar -211,922; -180,735; -230,953; 194,408 dan -198,281 lebih baik dibandingkan CF dari ligan alami 3BDJ -172.649 hasil tersebut menunjukan senyawa uji memiliki nilai lebih rendah dibandingkan dengan ligan alami 3BDJ, walaupun hasil prediksi ADME yang menunjukan prediksi farmakokinetik senyawa uji tidak lebih baik dari ligan alami.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Diniatik, M.Sc., Apt. dan Dr. Nunuk Aries Nurulita, M.Si., Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Hiperurisemia; Daun dan Buah Manggis; Molecular Docking; Xanton Oksidase; ADME |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 20 Feb 2020 01:24 |
| Last Modified: | 13 Mar 2025 02:49 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9843 |
