Utama, Nanda Farida Nur (2019) Pengaruh Umur, Jenis Kelamin, Depresi, Riwayat Penyakit Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Panti Sudagaran Kabupaten Banyumas. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Nanda Farida Nur Utama COVER.pdf
Download (1MB)
Nanda Farida Nur Utama BAB I.pdf
Download (274kB)
Nanda Farida Nur Utama BAB II.pdf
Download (314kB)
Nanda Farida Nur Utama BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (395kB)
Nanda Farida Nur Utama BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (532kB)
Nanda Farida Nur Utama BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (125kB)
Nanda Farida Nur Utama DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (249kB)
Nanda Farida Nur Utama LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Latar belakang: Proses menua menyebabkan beberapa masalah, salah satunya adalah gangguan istirahat dan tidur. Lansia berisiko tinggi mengalami gangguan tidur akibat beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, depresi, riwayat penyakit dan aktivitas fisik.
Tujuan: Mengetahui pengaruh umur, jenis kelamin, depresi, riwayat penyakit dan aktivitas fisik lansia terhadap kualitas tidur.
Metode: Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 40 lansia dengan teknik simple random sampling. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Pearson dan analisis regresi logistik.
Hasil: Rata-rata (standar deviasi) umur responden adalah 70,03 (8,43) tahun, terdiri dari laki-laki 23 (57,50%) dan perempuan 17 (42,50%) responden. Analisis bivariat menunjukkan lansia umur elderly dan very old berpeluang 5 kali memiliki kualitas tidur baik dibandingkan dengan lansia umur old, X2(df) = 4,59(1), OR = 5,21, 95% CI: 1,06-25,50, p = 0,032; lansia dengan skor PASE baik (> 212,65) berpeluang 19 kali memiliki kualitas tidur baik dibandingkan lansia dengan skor PASE kurang (≤ 212,65), X2(df) = 8,03 (1), OR = 19,00, 95% CI: 2,12-170,38, p = 0,005. Analisis regresi logistik menunjukkan skor PASE kurang (≤ 212,65) berisiko 44 kali memiliki kualitas tidur buruk dibandikan dengan skor PASE baik (>212,65), OR = 44,29, 95% CI: 1,82-1078,97, p = 0,020. Pengaruh skor PASE terhadap kualitas tidur lansia ditunjukkan effect size yang besar, R2 = 0,437. Kemampuan skor PASE dalam menjelaskan kualitas tidur lansia sebesar 43,7%.
Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kualitas tidur lansia adalah aktivitas fisik.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing : Ns. Asiandi, S.Kep,. M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | aktivitas fisik, PASE, BDI, umur, jenis kelamin, riwayat penyakit, depresi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 24 Oct 2019 03:30 |
| Last Modified: | 22 Apr 2025 02:54 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9491 |
