FEBRIYANA, SISKA (2019) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN MENGGUNAKAN PENERAPAN TERAPI TOUGHT STOPPING TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI DI INSTALASI JIWA RSUD BANYUMAS. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Siska Febriyana COVER.pdf
File Pdf (671kB)
Siska Febriyana BAB I.pdf
File Pdf (328kB)
Siska Febriyana BAB II.pdf
File Pdf (566kB)
Siska Febriyana BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (145kB)
Siska Febriyana BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (378kB)
Siska Febriyana BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (135kB)
Siska Febriyana DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (23kB)
Siska Febriyana LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (731kB)
Abstract
Latar Belakang: Halusinasi merupakan suatu gejala gangguan jiwa yang
seseorang mengalami perubahan sensori persepsi, serta merupakan sensasi palsu
berupa suara, penglihatan, perabaan dan penciuman. Seseorang merasakan
stimulus yang sebelumnya tidak ada. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan
terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi lebih aman
digunakan karena tidak menimbulkan efek samping seperti obat-obatan, karena
terapi nonfarmakologi menggunakan proses fisiologis. Salah satu terapi
nonfarmakologis yang efektif untuk mengontrol halusinasi yaitu terapi tought
stopping.
Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien halusinasi
pendengaran dengan terapi tought stopping di ruang Nakula.
Metode: karya tulis ilmiah ini menggunakan desain deskriptif, penulis melakukan
intervensi keperawatan selama 3 hari di ruang Nakula Instalasi Jiwa RSUD
Banyumas. Jumlah responden dua orang dengan masalah keperawatan yang sama,
yaitu halusinasi pendengaran. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi,
wawancara dan dokumentasi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden mengalami
halusinasi pendengaran dan setelah dilakukan terapi tought stopping pada kedua
responden sedikit berbeda yaitu saat melakukan terapi tought stopping dan SP 1 –
SP 4 pada responden pertama lebih aktif dan kooperatif dibandingkan responden
yang kedua.
Kesimpulan: Melakukan terapi tought stopping dapat mengontrol halusinasi
pada kedua responden dengan halusinasi pendengaran.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | PEMBIMBING: Ns. Suci Ratna Estria, S.Kep., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Terapi Tought stopping, halusinasi pendengaran, Asuhan Keperawatan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 02 Sep 2019 03:37 |
| Last Modified: | 23 Jul 2024 07:35 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9155 |
