NURULSIAH, NINA AINI (2016) PROFIL PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL PADA PRAKTEK PENGOBAT TRADISIONAL DI WILAYAH PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
COVER_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf

Download (879kB)
Text
BAB I_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf

Download (683kB)
Text
BAB II_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf

Download (702kB)
Text
BAB III_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (632kB)
Text
BAB IV_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
BAB V_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf

Download (689kB)
Text
LAMPIRAN_NINA AINI NURULSIAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Sebanyak 32,87% penduduk Indonesia menggunakan obat tradisional,
11,5% mencari pengobatan dengan cara tradisional. Jumlah pengobat tradisional
di Jawa Tengah sekitar 55.000 orang. Sementara itu BPOM tahun 2014 mencatat
bahwa 46 (11,00%) sarana pengobatan tradisional memproduksi produk yang
tidak memiliki izin edar. Belum adanya data yang menggambarkan penggunaan
obat tradisional pada praktek pengobat tradisional menjadi latar belakang
penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan profil karakteristik
pengobat tradisional dan penggunaan obat tradisional pada praktek pengobat
tradisional di wilayah Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
observasional dengan metode wawancara bebas terpimpin menggunakan teknik
accidental sampling dalam pengambilan sampel dengan jumlah minimal sampel
yang tidak ditentukan karena tidak tersedianya data jumlah pengobat tradisional.
Sampel yang didapat pada penelitian ini sebanyak 64 orang. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa pengobat tradisional di wilayah Purwokerto Pengobat
tradisional di wilayah Purwokerto paling banyak adalah usia 46-65 tahun
(48,44%), 51,56% memiliki pendidikan terakhir SD/sederajat, 84,38% status
praktek tidak terdaftar dan tidak memiliki izin, hanya 40,62% mengikuti
pendidikan/pelatihan pengobatan. Obat tradisional yang digunakan pada praktek
pengobat tradisional di wilayah Purwokerto paling banyak digunakan untuk terapi
kelainan jantung dan pembuluh darah (20,30%), menggunakan bahan tanaman
untuk terapi yang sebagian besar sudah memiliki bukti ilmiah. Cara olah dan
takaran/dosis obat tradisional sebagian besar masih memerlukan standar untuk
dapat diaplikasikan dengan tepat untuk mencapai efaktivitas terapi. Bentuk
sediaan obat tradisional yang paling banyak adalah kapsul (36,07%) dan cairan
obat dalam (24,59%). 100% obat tradisional pabrikan yang digunakan merupakan
jenis jamu dan 100% memiliki izin edar.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Agus Siswanto, M.Si., Apt., dan Githa Fungie Galistiani, M.Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: obat tradisional, pengobat tradisional, Purwokerto
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 28 Feb 2017 06:18
Last Modified: 26 Nov 2024 06:40
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/874

Actions (login required)

View Item
View Item