ROSYANI, AYU (2018) LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) UNTUK PENINGKATAN VASKULARISASI PERFUSI JARINGAN PERIFER PASIEN PASCA OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) DI RSUD dr. R GOETHENG TARUNADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
AYU ROSYANI COVER.pdf
File Pdf (1MB)
AYU ROSYANI BAB I.pdf
File Pdf (790kB)
AYU ROSYANI BAB II.pdf
File Pdf (947kB)
AYU ROSYANI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (691kB)
AYU ROSYANI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (700kB)
AYU ROSYANI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (669kB)
AYU ROSYANI DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (41kB)
AYU ROSYANI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Fraktur dapat terjadi karena adanya benturan baik langsung
maupun tidak langsung. Penatalaksanaan fraktur dilakukan pembedahan open
reduction internal fixation (ORIF), yang dimana dapat memperlambat
penyembuhan dan sering kali dihadapkan pada permasalahan adanya sirkulasi
darah yang tidak lancar, edema dan mengakibatkan keterbatasan gerak seperti
sulitnya menggerakan persendian.
Tujuan :Karya tulis ilmiah ini yaitu menggambarkan asuhan keperawatan dengan
memberikan latihan range of motion (ROM)
Metode: Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Penulis
melakukan intervensi keperawatan pada tanggal 18 Mei 2018- 27 Mei 2018 di
RSUD dr. R Goetheng Tarunadibrata Purbalingga. Jumlah klien dua orang dengan
masalah keperawatan yang sama, yaitu ketidakefektifan perfusi jaringan perifer
post open reduction internal fixation (ORIF). Pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua pasien mengalami
ketidakefektifan perfusi jaringan perifer. Salah satu upaya untuk meningkatkan
vaskularisasi adalah dapat dilakukan latihan range of motion (ROM) dengan
melatih gerak aktif dan pasif pasien. Setelah dilakukan latihan range of motion
(ROM) selama 3 hari berturut selama 20 menit. Diperoleh hasil rata-rata berupa
kedua pasien mengalami peningkatan walaupun pada prosesnya dihari ketiga
mengalami penurunan antara 0,5%. Namun demikian hasil rata-rata tersebut dalam
batas normal.
Kesimpulan: Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan latihan
range of motion (ROM) dapat meningkatkan vaskularisasi perfusi jaringan perifer
pasien pasca open reduction internal fixation (ORIF) fraktur femur.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Mustiah Yulistiani, S.Kp.,M.Kep.,CWCS, |
| Uncontrolled Keywords: | Fraktur, Post ORIF, Range Of Motion, Vaskularisasi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 21 Nov 2018 02:53 |
| Last Modified: | 08 Jan 2025 01:11 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8129 |
