Sukhaebah, Sukhaebah (2013) Skrining Aktivitas Antimikroba Dari Kombinasi Ekstrak Etanol Beberapa Rimpang Suku Zingiberaceae. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Download (657kB)
BAB I_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Download (539kB)
BAB II_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Download (563kB)
BAB III_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (581kB)
BAB IV_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (900kB)
BAB V_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (533kB)
DAFTAR PUSTAKA_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Download (565kB)
LAMPIRAN_SUKHAEBAH_FARMASI'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Kunyit merupakan salah satu tanaman suku Zingiberaceae yang
menghasilkan metabolit sekunder dan dapat digunakan sebagai antimikroba alami.
Penggunanan kunyit sebagai antijamur telah dibuktikan yakni terhadap
Aspergillus flavus dan Curvularia lunata (Indrawati, 1989 dalam Sitepu dkk,
2012). Penelitian yang dilakukan Yuharmen dkk, 2002 dalam Siregar dkk, 2011
menunjukkan bahwa fraksi metanol rimpang lengkuas mampu menghambat
pertumbuhan aktivitas beberapa spesies bakteri dan jamur.Tanaman suku
Zingiberaceae lainnya yang memiliki aktivitas antimikroba yaitu temulawak
(Meilisa, 2009), kencur (Tewtrakul dkk, 2005), jahe dan lengkuas (Sunilson dkk,
2009). Ekstrak etanol temulawak dapat menghambat pertumbuhan aktivitas
bakteri Escherichia coli, Salmonella thypii dan Bacillus cereus (Meilisa, 2009).
Namun, belum ada laporan mengenai aktivitas antimikroba dari kombinasi
ekstrak-ekstrak tersebut.
Tujuan Penelitian: Untuk menentukan aktivitas antimikroba dari kombinasi
ekstrak etanol rimpang suku Zingiberaceae dan membandingkan aktivitas
antimikroba dari beberapa kombinasi ekstrak etanol rimpang suku
Zingiberaceae.
Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah eksperimental dengan rancangan
penelitian ini adalah faktorial.
Hasil: Variasi kombinasi ekstrak etanol rimpang suku Zingiberaceae memberikan
pengaruh terhadap aktivitas antimikroba terhadap Escherichia coli,
Staphylococcus aureus, bakteri resisten MG 40 dan Saccharomyces cerevisiae,
semakin banyak variasi kombinasi ekstrak maka semakin besar zona hambat yang
dihasilkan.
Kesimpulan: Variasi kombinasi ekstrak etanol rimpang suku Zingiberaceae
menunjukan aktivitas antimikroba dan paling baik adalah variasi lima kombinasi.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing: Binar Asrining Dhiani, M.Sc., Apt., dan Retno Wahyuningrum, M.Si., Apt |
| Uncontrolled Keywords: | Rimpang suku Zingiberaceae, antimikroba, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, bakteri resisten MG 40, Saccharomyces cerevisiae. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 08 Jan 2018 03:55 |
| Last Modified: | 27 Feb 2025 04:40 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6829 |
