GUSTIAWAN, ADRI (2016) HUBUNGAN IMT (INDEKS MASSA TUBUH) DENGAN HASIL TEST TGT (TEST GLUKOSA TOLERANS ) SEBAGAI SCREENING DIBETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS KEMBARAN I. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Adri Gustiawan COVER.pdf
File Pdf (792kB)
Adri Gustiawan BAB I.pdf
File Pdf (584kB)
Adri Gustiawan BAB II.pdf
File Pdf (651kB)
Adri Gustiawan BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (653kB)
Adri Gustiawan BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (590kB)
Adri Gustiawan BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (499kB)
Adri Gustiawan DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (518kB)
Adri Gustiawan LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit
metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi
insulin. Hasil tes TGT dipengaruhi oleh IMT yang dapat digunakan sebagai
prediksi bahwa seseorang mengalami prediabetes atau tidak. Adanya kondisi
tersebut menganjurkan untuk dilakukan screening DM dengan Test Glukosa
Tolerans.
Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kadar
glukosa tolerans dan memprediksi adanya penyakit DM.
Metode: Alasan dilakukan penelitian di wilayah Puskesmas Kembaran I karena
terdapat 131 responden penderita DM. Penelitian ini merupakan penelitian survey
analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang didapat sebanyak 102
responden dengan kategori berat badan kurang, normal dan berlebih.
Hasil: Sebagian besar responden memiliki kategori obesitas dengan hasil test
TGT yang mengalami prediabetes sebanyak 27 responden (79,4%). Prediksi Hasil
Test Glukosa Tolerans bahwa nilai Sig sebesar 0,000 menunjukan bahwa adanya
pengaruh Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan hasil Test TGT (Test Glukosa
Tolerans). Sedangkan persamaan regresi yang didapatkan adalah
y=85,321+2,202(x). Terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa
tubuh dengan hasil test glukosa tolerans sebagai screening diabetes melitus di
wilayah Puskesmas Kembaran I dengan hasil p value sebesar 0,000.
Kesimpulan: Semakin tinggi IMT atau semakin tinggi hasil tes TGT maka akan
semakin beresiko tinggi terkena prediabetes. IMT memiliki faktor andil sebesar
21,5% terhadap kemunculan prediabetes.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: 1. Ns. Agus Santosa, S.Kep.,M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Screening DM, Obesitas |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 08 Feb 2017 05:00 |
| Last Modified: | 05 Aug 2024 06:41 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/676 |
