MULYANA, SUSI (2013) PENGARUH KEBERADAAN APOTEKER TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DALAM PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KABUPATEN TEGAL. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Susi Mulyana_JUDUL.pdf
Download (1MB)
Susi Mulyana_BAB I.pdf
Download (626kB)
Susi Mulyana_BAB II.pdf
Download (653kB)
Susi Mulyana_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (796kB)
Susi Mulyana_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (987kB)
Susi Mulyana_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (620kB)
Susi Mulyana_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (655kB)
Susi Mulyana_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
LatarBelakang: Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan salah satu pelayanan kefarmasian yang penting dan harus dilakukan diPuskesmas. Disinilah dibutuhkan peran seorang apoteker sebagai tenaga ahli dalam bidang kefarmasian dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kendali biaya sesuai dengan PP No.51 tahun 2009. Apabila perandantanggung jawab apoteker dalam memberikan PIO dijalankan dengan benar, maka akan membentuk suatu penilaian di mata masyarakat. Menurut Setiawan et al(2010) profil pelayanan kefarmasian di apotek kabupaten Tegal sudah cukup baik, ditunjukan dengan kehadiran apoteker setiap hari di apotek serta peran aktif apoteker dalam pelayanan kefarmasian di apotek.
TujuanPenelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan keberadaan apoteker terhadap tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan informasi obat di puskesmas.
MetodePenelitian: Jenis penelitiannya adalah obsevasional analitik dengan rancangan cross sectional dan metode pengambilan data secara accidental sampling dari pasien rawat jalan di puskesmas yang sedang berobat pada saat penelitian berlangsung. Data dianalisis menggunakan uji chisquare dan Importance Performance Analysis (IPA).
Hasil: Berdasarkanhasil analisis chisquare nilai p-value (0,022)>0,05 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara keberadaan apoteker terhadap tingkat kepuasan pasien di puskesmas. Dari hasil analisis IPA, pada kuadran I atribut dari dimensi reliability di duakelompokPuskesmasnilai presentaseya samabesaryaitu21,4%. Di puskesmas dengan apoteker presentase atribut dimensi reliability (50,0%) pada kuadran II lebih besar dibandingkan di Puskesmas tanpa apoteker. Di puskesmas tanpa apoteker presentase atribut dimensi reliability (35,7%) pada kuadran III lebih besar dibandingkan puskesmas dengan apoteker. Presentase dimensi responsiveness (33,3%), Emphaty (20%), dan tangible (20%) pada kuadran IVdi puskesmas dengan apoteker sama besarnya dengan puskesmas tanpa apoteker.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis chisquare dan Importance performance Analisis (IPA) diketahui bahwa terdapat perbedaan tingkat kepuasan antara Puskesmas dengan apoteker dan Puskesmas tanpa apoteker. Dimana tingkat kepuaasan pasien pada Puskesmas dengan apoteker lebih tinggi dibandingkan dengan Puskesmas tanpa apoteker.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Susanti, M.Phil., Apt. dan Anjar Mahardian K., M.Sc., Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Keberadaan Apoteker di Puskesmas, Pelayanan Informasi Obat, Tingkat Kepuasan Pasien |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 03 Jan 2018 01:28 |
| Last Modified: | 13 Nov 2024 03:45 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6661 |
