ZAENI, AFRIAN NUR (2012) RESIKO INFEKSI PADA NY. S POST LAPARATOMY DAN COLOSTOMY HARI KE – 16 ET CAUSA KARSINOMA RECTI DI RUANG EDELWAIS RSUD BANYUMAS. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
RIANA SAFITRI COVER.pdf
Download (648kB)
RIANA SAFITRI BAB I.pdf
Download (508kB)
RIANA SAFITRI BAB II.pdf
Download (636kB)
RIANA SAFITRI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (619kB)
RIANA SAFITRI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (546kB)
RIANA SAFITRI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (505kB)
RIANA SAFITRI DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (503kB)
Abstract
Latar Belakang : Masalah penyakit kanker dewasa ini dirasakan semakin menonjol dibandingkan bertahun-tahun yang lalu. Hal ini dilihat dari banyaknya laporan bahwa penyakit kanker cenderung menjadi salah satu penyebab utama kematian. WHO memperkirakan, pada tahun 2005 sebanyak 7,6 juta orang meninggal akibat kanker dan 84 juta orang akan meninggal hingga 10 tahun kedepan. Salah satu jenis kanker yang sering ditemui adalah karsinoma recti utamanya pada pria dan wanita yang berusia 50 tahun atau lebih. Dari masalah yang ditimbulkan oleh karsinoma recti maka dapat mempengaruhi penurunan derajat kesehatan pasien. Tindakan yang seringkali dilakukan pada pasien karsinoma recti stadium lanjut yaitu dengan laparotomy, colostomy, penyinaran,dan kemotherapi. Tercatat data dari Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas mulai tanggal 1 April 2012 sampai 30 Juni 2012, pasien karsinoma recti berjumlah 40 orang dengan rincian laki-laki berjumlah 17 orang, perempuan 23 orang dan 3 orang diantaranya meninggal.
Tujuan : Melaporkan asuhan keperawatan resiko infeksi pada Ny. S post laparatomy dan colostomy hari ke-16 et causa karsinoma recti.
Metode : Penelitian ini bersifat kualitatif, pendekatan laporan kasus (case report). Sumber informasi diperoleh dari observasi, wawancara dan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari, kemudian dilakukan pengelolahan kasus yang ada.
Hasil : Masalah yang ditemukan resiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasif (luka post operasi), nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik (luka post operasi), dan hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot.
Kesimpulan : Masalah keperawatan resiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasif dan nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik belum teratasi, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot teratasi sebagian
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Additional Information: | Ns. Asiandi, S.Kep., M.Sc Hj Yulianti Suswari, S.Kp |
| Uncontrolled Keywords: | Karsinoma recti, laparotomy, kolostomi, infeksi. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 05 Dec 2017 04:20 |
| Last Modified: | 05 Dec 2017 04:20 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/5912 |
