DARYANTI, . (2013) KEKURANGAN VOLUME CAIRAN PADA An. K DENGAN DENGUE HAEMORRAGIC FEVER (DHF) DAN DEMAM TYPHOID DI RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Daryanti COVER.pdf
File Pdf (685kB)
Daryanti BAB I.pdf
File Pdf (505kB)
Daryanti BAB II.pdf
File Pdf (615kB)
Daryanti BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (682kB)
Daryanti BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (559kB)
Daryanti BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (504kB)
Daryanti DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (524kB)
Daryanti LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (738kB)
Abstract
Latar Belakang:
Kasus Dengue Hemorragic Fever (DHF) dan Typhoid Abdominalis sampai sekarang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Jumlah pasien anak yang masuk ruang rawat Cempaka di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga sebanyak 77 anak (21,2%) dari 6 kasus penyakit yang sering terjadi, sebanyak 347 orang, menderita typhoid, dan 23 anak (6,6%) menderita DHF. Hal tersebut terjadi karena penyakit tersebut gampang menular, baik melalui gigitan nyamuk pada DHF, atau makanan dan air yang tercemar oleh salmonella typhii pada kasus typhoid.
Tujuan:
Mengeksplorasi masalah keperawatan DHF pada anak, dan mendapat gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan anak dengan DHF
Metode:
Penelitian yang dilakukan melalui pendekatan laporan kasus (case study). Sumber informasi diperoleh dari wawancara, observasi, studi literatur, dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari, dengan cara inspeksi, auskultasi, perkusi, dan palpasi, kemudian dilakukan tindakan pengelolaan kasus.
Hasil:
Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah kekurangan volume cairan, nyeri akut,hipertermi, resiko kekurangan nutrisi, dan defisit pengetahuan. Kekurangan volume cairan erat kaitannya dengan hilangnya cairan di dalam tubuh diakibatkan karena kebocoran atau pelebaran pembuluh darah, akibat peningkatan permeabilitas kapiler, yang terjadi pada kasus DHF. Akibat kehilangan cairan (dehidrasi) yang dapat mengakibatkan syok menjadi penyebab utama kematian pada penderita DHF.
Kesimpulan:
Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah kek
urangan volume cairan. Evaluasi dari masalah belum teratasi, karena waktu kelolaan yang hanya 2 hari, sehingga penulis mendelegasikan asuhan keperawatan pada An. K kepada perawat ruangan untuk melanjutkan intervensi keperawatan.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | PEMBIMBING I: Sodikin, M. Kes. PEMBIMBING II: Ns. Umi Solikhah, S. Pd., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: DHF, typhoid abdominalis, kekurangan volume cairan, nyeri, dan hipertermi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 23 Oct 2017 07:48 |
| Last Modified: | 04 Jul 2024 01:41 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4892 |
