ANDRIYANI, NOVIA (2009) HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI DAN PARITAS IBU TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN DI POSYANDU DESA SOKARAJA KULON KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
NOVIA ANDRIYANI COVER.pdf
File Pdf (617kB)
NOVIA ANDRIYANI BAB I.pdf
File Pdf (535kB)
NOVIA ANDRIYANI BAB II.pdf
File Pdf (587kB)
NOVIA ANDRIYANI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (601kB)
NOVIA ANDRIYANI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (618kB)
NOVIA ANDRIYANI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (506kB)
NOVIA ANDRIYANI DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (532kB)
NOVIA ANDRIYANI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Latar Belakang:
Perkembangan anak adalah segala perubahan yang terjadi pada
anak yang meliputi perubahan fisik, perkembangan kognitif, emosi dan perkembangan psikososial yang terjadi dalam usia anak. Kematangan koordinasi
tangan dan mata sepanjang 2 tahun pertama kehidupan tercermin dalam peningkatan keterampilan motorik halus. Pada kenyataannya di lapangan masih
ditemukan balita yang mengalami keterlambatan motorik halus. Ibu sebagai pengasuh terdekat seorang anak harus mengetahui lebih banyak proses pertumbuhan dan perkembangan anak serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Tujuan:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi dan paritas ibu terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 1-2 tahun.
Metode:
Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan memakai uji regresi logistik. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan technic purposive sampling.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 responden ibu dan
anak yang berusia 1-2 tahun.
Hasil:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisa multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik, maka diperoleh hasil dari 4 variabel yang diteliti (pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan paritas), ada 3 variabel yang signifikan (p<0,05) yaitu pendidikan p = 0,005 (OR = 8,463; 95%CI = 1,879 – 38,125); pekerjaan p = 0,039 (OR = 7,061; 95%CI = 1,113 – 58,372) dan pendapatan p = 0,044 (OR = 4,423; 95%CI = 1,039 – 18,837). Variabel pendidikan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan perkembangan motorik halus anak OR= 8,463.
Kesimpulan:
Status sosial ekonomi ibu (pendidikan, pekerjaan dan pendapatan) sangat mempengaruhi perkembangan motorik halus pada anak. Variabel yang paling dominan dari ke empat variabel tersebut adalah pendidikan ibu.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | PEMBIMBING I: Ns. Asiandi, S.Kep., M.Sc PEMBIMBING II: Ns. Umi Solikhah, S.Pd., S.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Status sosial ekonomi, paritas, perkembangan motorik halus |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 27 Sep 2017 04:09 |
| Last Modified: | 29 May 2024 02:19 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4406 |
