NURWIRNAWATI, NURWIRNAWATI (2016) EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila SECARA IN-VITRO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Nurwirnawati Cover.pdf
Download (2MB)
Nurwirnawati Bab I.pdf
Download (530kB)
Nurwirnawati Bab II.pdf
Download (636kB)
Nurwirnawati Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (769kB)
Nurwirnawati Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (919kB)
Nurwirnawati Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (517kB)
Nurwirnawati Daftar Pustaka.pdf
Download (618kB)
Nurwirnawati Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (969kB)
Abstract
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun sirih merah terhadap bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan di laboratorium Mikrobiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Laboratorium Biologi-Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode uji dilakukan menggunakan difusi kertas cakram. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan pengulangan masing-masing 3 kali pada konsentrasi ekstrak daun sirih merah 0%, 10%, 15%, 25% dan kontrol positif (Kloramfenikol). Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat yang dihasilkan oleh ekstrak daun sirih merah dan kloramfenikol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95 %, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan uji fitokimia dengan uji reaksi warna Kromatografi Lapis Tipis (KLT) ekstrak daun sirih merah mengandung senyawa flafonoid, alkaloid, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan (selain kontrol) dapat menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila. Berdasarkan analisis dengan uji F menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antar perlakuan. Hasil uji BNT menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi ekstrak paling kecil yang masih menghambat bakteri adalah 10% dan konsentrasi ekstrak 25% adalah yang paling tinggi pengaruhnya terhadap pertumbuhan bakteri A. hydrophila. Namun hasilnya belum dikatakan efektif, karena belum memenuhi standar zona hambat antibiotik menurut CLSI. Hasil kesetaraan kekuatan ekstrak daun sirih merah dibanding dengan kloramfenikol menunjukkan perbandingan 1:1778,35 (dalam satuan ppm).
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Drs. Heri Maryanto, M.Si. dan Dini Siswani Mulia, S. Pi., M. Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Aeromonas hydrophila, antibakteri, sirih merah. |
| Subjects: | Q Science > QK Botany |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1 |
| Depositing User: | Users 144 not found. |
| Date Deposited: | 18 Jan 2017 01:47 |
| Last Modified: | 26 Nov 2024 06:47 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/434 |
