PRADHANI, OKTA ELOK (2017) UJI EFEKTIVITAS AGENS HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT KARAT DAUN PADA BEBERAPA VARIETAS KEDELAI UMUR GENJAH DI DATARAN RENDAH. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
OKTA ELOK PRADHANI COVER.pdf
Download (1MB)
OKTA ELOK PRADHANI BAB I.pdf
Download (674kB)
OKTA ELOK PRADHANI BAB II.pdf
Download (736kB)
OKTA ELOK PRADHANI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
OKTA ELOK PRADHANI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (802kB)
OKTA ELOK PRADHANI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (597kB)
OKTA ELOK PRADHANI DAFTRA PUSTAKA.pdf
Download (619kB)
OKTA ELOK PRADHANI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
hanya mencukupi sekitar 30,5% dari kebutuhan kedelai nasional. Dalam periode tahun 2005-2013, besarnya impor kedelai rata-rata sebesar 69,5% dari kebutuhan nasional. Rendahnya produksi kedelai dalam negeri, salah satunya disebabkan oleh penyakit karat daun (Phakopsora pachyrhizi). Penyakit ini menurunkan produksi kedelai antara 10-90%. Saat ini sebagian besar petani menggunakan fungisida untuk mengendalikan penyakit tersebut. Namun penggunaan fungisida sintetik memiliki dampak yang kurang baik terhadap lingkungan dan dapat mengganggu kesehatan manusia. Alternatif pengendalian yang ramah lingkungan adalah dengan memanfaatkan mikroorganisme sebagai agen biokontrol yaitu menggunakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Corynebacterium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan agens hayati dalam mengendalikan penyakit karat daun pada beberapa varietas kedelai umur genjah di dataran rendah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu varietas kedelai, sedangkan faktor kedua yaitu pemberian agens hayati, dengan ulangan sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, diameter tajuk, jumlah polong isi per tanaman, jumlah biji per tanaman, berat biji per tanaman, berat 100 biji per tanaman dan intensitas penyakit karat. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji F dan jika ada pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan
95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah polong isi per tanaman, jumlah biji per tanaman dan berat 100 biji per tanaman. Perlakuan agens hayati Corynebacterium memberikan pengaruh yang nyata pada parameter intensitas penyakit karat. Serangan penyakit karat yang terjadi pada semua perlakuan masih dalam kategori ringan (skala
1 dari skala 4). Kombinasi perlakuan varietas dan agens hayati tidak memberikan pengaruh yang nyata pada semua parameter yang diamati.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Ir. Gayuh Prasetyo Budi, MP dan Drs. Arief Husin, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Kedelai, Penyakit karat daun, Agens hayati |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1 |
| Depositing User: | Dan Kh |
| Date Deposited: | 22 Sep 2017 02:33 |
| Last Modified: | 09 Dec 2024 01:06 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4326 |
