LISTIANA, SISKA ANGGITA (2012) IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DOSIS DAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN ASKES DAN UMUM PENDERITA EPILEPSI DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
SISKA ANGGITA LISTIANA COVER.pdf

Download (927kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA BAB I.pdf

Download (601kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA BAB II.pdf

Download (674kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (723kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (754kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (690kB)
Text
SISKA ANGGITA LISTIANA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Epilepsi merupakan masalah kesehatan yang menonjol di
masyarakat, karena permasalahan tidak hanya dari segi medik tetapi juga sosial
dan ekonomi yang menimpa penderita maupun keluarganya. Pengobatan
epilepsi banyak digunakan untuk mengatasi kejang juga keluhan lain sehingga
obat yang dibutuhkan banyak dan kemungkinan besar ada permasalahan dosis
dan interaksi obat.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
permasalahan dosis dan interaksi obat pada pasien Askes dan Umum penderita
Epilepsi di Rumah Sakit Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan
rancangan cross sectional dan metode pengambilan data secara retrospetif dari
rekam medik pasien.
Hasil: Dari 88 sampel pasien yang masuk dalam penelitian yaitu 44 pasien
umum dan 44 pasien askes. Rata-rata usia pasien epilepsi pada kelompok
umum dan askes selama penelitian adalah 31,81 & 33,50 tahun. Jenis kelamin
laki-laki pasien epilepsi dari kelompok umum dan askes lebih banyak
(47/53,3%). Pasien epilepsi kelompok umum yang mendapatkan dosis kurang
yaitu 4(9,1%) dan kelompok askes sebanyak 3(6,8%) kasus. Sedangkan pasien
yang mendapatkan dosis berlebih hanya terdapat pada kelompok umum yaitu
1(2,3%). Kejadian interaksi obat pada pasien umum sebesar 17(38,6%) dan
pasien askes 15(34,1%) kasus. Dari hasil statistik menunjukan (p>0,05) bahwa
permasalahan dosis dan kejadian interaksi obat tidak ada perbedaan yang
bermakna antara pasien umum dan askes penderita epilepsi.
Kesimpulan: Pasien yang mengalami permasalahan dosis kurang, dosis lebih
dan kejadian interaksi obat pada pasien askes dan umum tidak memiliki
perbedaan yang signifikan.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Didik Setiawan, M.Sc.,Apt dan Susanti, S.Farm.,M.Phil.,Apt
Uncontrolled Keywords: epilepsi, dosis, interkasi obat, pasien umum dan askes
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: Dan Kh
Date Deposited: 31 Aug 2017 03:55
Last Modified: 05 Nov 2024 01:35
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/3709

Actions (login required)

View Item
View Item