LESTARI,, JESSY ENDRA (2014) KAJIAN PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI PADA PASIEN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (742kB)
BAB II.pdf
Download (881kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (894kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (844kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (682kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (689kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
JESSY ENDRA LESTARI. Kajian Perilaku Pengobatan Sendiri Pada Pasien
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis
).
Dibawah bimbingan ANJAR
MAHARDIAN KUSUMA dan WAHYU UTAMININGRUM.
Latar Belakang :
Pengobatan sendiri (swamedikasi) merupakan upaya yang
paling banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi gejala penyakit sebelum
mencari pertolongan dari tenaga kesehatan. Pengobatan sendiri dilakukan untuk
mengatasi keluhan dan penyakit ringan seperti demam, batuk, flu, nyeri, diare,
dan gastritis. Menurut Cho
et al
(2013), bahwa pasien yang paling banyak
menggunakan obat OTC (
Over The Counter
) adalah orang tua dan penderita
penyakit kronis. Efek yang ditimbulkan jika pengobatan sendiri dilakukan secara
terus menerus tanpa mengetahui dosis dan penggunaan obat akan menyebabkan
efek samping yang tidak diinginkan, bahkan penyakit ringan dapat berkembang
menjadi penyakit berat jika menggunakan obat secara terus menerus tanpa
bimbingan tenaga profesional
.
Tujuan Penelitian :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan
antara pengetahuan, sikap, dan faktor sosiodemografi (jenis kelamin, umur,
tingkat pendidikan) terhadap perilaku pengobatan sendiri pada pasien Prolanis.
Metode Penelitian :
Jenis penelitian ini adalah deskriptif
–
analitik dengan desain
penelitian
cross sectional
dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data
dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner yang terdiri identitas responden,
data faktual responden, data pengetahuan, sikap tentang pengobatan sendiri dan
observasi perilaku pengobatan sendiri. Pengukuran perilaku responden
menggunakan panduan standar penilaian yang diwawancarakan. Analisis
menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat (
Chi square test).
Hasil :
Hasil penelitian menunjukan 63.0% mayoritas responden merupakan
perempuan, 37.0 % responden laki-laki, 54.0% usia dibawah 60 tahun, 46.0% usia
diatas 60 tahun, 64.0% responden berpendidikan rendah dan 36.0% responden
berpendidikan tinggi. Terdapat 47.0% responden memilki pengetahuan tinggi,
53.0% responden pengetahuan rendah, 48.0% responden memiliki sikap baik,
52.0% responden sikap tidak baik dan 31.0% responden memilki perilaku yang
tepat, 69.0% responden perilaku tidak tepat dalam pengobatan sendiri. Hasil
analisis bivariat menunjukan pengetahuan, sikap dan tingkat pendidikan
memp
unyai hubungan yang signifikan terhadap perilaku pengobatan sendiri
dengan nilai p < 0.05. Sedangkan usia dan jenis kelamin tidak mempunyai
hubungan signifikan terhadap perilaku pengobatan sendiri dengan nilai p > 0.05.
Kesimpulan :
Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan,
sikap dan tingkat pendidikan berhubungan dengan perilaku pengobatan sendiri.
Sedangkan usia dan jenis kelamin tidak berhubungan dengan perilaku pengobatan
sendiri.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt dan Wahyu Utaminingrum, M.Sc., Apt |
| Uncontrolled Keywords: | pengobatan sendiri, pengetahuan tentang pengobatan sendiri, sikap tentang pengobatan sendiri. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Users 144 not found. |
| Date Deposited: | 20 Jul 2017 04:23 |
| Last Modified: | 04 Nov 2024 07:16 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2841 |
