AMANIA, RIZQIA (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SAINS ANAK MELALUI METODE EKSPERIMEN DENGAN KEGIATAN PENGAMATAN PERTUMBUHAN TANAMAN PADA ANAK KELOMPOK B RA DIPONEGORO 178 PURWOJATI PADA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2012/2013. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Download (677kB)
BAB I_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Download (575kB)
BAB II_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Download (654kB)
BAB III_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (641kB)
BAB IV_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (656kB)
BAB V_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (566kB)
DAFTAR PUSTAKA_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Download (562kB)
LAMPIRAN_RIZQIA AMANIA_PAUD'13.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan sains
pada anak didik kelompok B RA Diponegoro 178 Purwojati Kecamatan Purwojati
Kabupaten Banyumas dengan menggunakan metode eksperimen dengan
pengamatan pertumbuhan tanaman. Penelitian Tindakan Kelas ini diajukan karena
kurangnya kemampuan sains anak.
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan masingmasing
siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak didik
kelompok B RA Diponegoro 178 Purwojati, yang berjumlah 20 peserta didik.
Metode yang digunakan dalam perbaikan penelitian ini adalah metode
eksperimen. Data yang diperoleh melalui hasil evaluasi anak dan pengamatan oleh
obsever. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi
terhadap kemampuan sains. Metode analisi data yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu dengan teknik deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bawha setiap siklus ada peningkatan
terbukti pada dari kondisi awal, peserta didik yang Belum Berkembang (BB) 10
anak (50%), yang Mulai Berkembang (MB) 6 anak (30%), anak yang
Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 4 anak (20%), dan yang berkembang sangat
baik belum ada atau (0%) 0 anak. Jadi anak yang mempunyai kemampuan sains
pada kondisi awal hanya ada 4 anak (20%). Kemudian setelah diadakan perbaikan
pada siklus I, kemampuan sains anak meningkatan, meski belum optimal. Yaitu 2
anak (10%) belum berkembang (BB), 9 anak (45%) Mulai Berkembang (MB). 3
anak (15%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH). 6 anak (30%) Sudah
Berkembang Sangat Baik (BSB). Jadi anak yang mempunyai kemampuan sains
pada siklus I ada 9 anak (45%). Kemudian pada siklus II kemampuan sains anak
mulai meningkat menjadi anak yang kemampuan sainsnya Belum Berkembang
(BB) menjadi tidak ada, 4 anak (20%) sudah Mulai Berkembang (MB). 4 anak
(20%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 12 anak (60%) Berkembang
Sangat Baik (BSB). Jadi anak yang mempunyai kemampuan sains pada siklus II
ini ada 16 anak (80%). Upaya tindak lanjut yang disarankan oleh peneliti kepada
orang tua agar kemampuan sains mengalami peningkatan sebaiknya diberikan
pendampingan dan home visit, lalu guru disekolah harus lebih memperhatikan dan
melakukan pendekatan kepada mereka daripada teman-teman yang sudah
berkembang dengan sangat baik. Sering-seringlah memberikan banyak
kesempatan untuk mereka yang baru mulai berkembang untuk lebih sering tampil
di kelas baik ketika mengutarakan pendapat maupun berperan aktif dalam sebuah
kegiatan kelompok.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Sigid Sriwanto, M.Si., dan Labib Sajawandi, M.Pd. |
| Uncontrolled Keywords: | Metode Eksperimen,Kemampuan sains,Anak Usia Dini |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 12 Jul 2017 00:50 |
| Last Modified: | 22 May 2024 03:01 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2573 |
