DESTIANA, DYAS (2013) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. J DENGAN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI : HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG SADEWA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
DYAS DESTIANA COVER.pdf
Download (596kB)
DYAS DESTIANA BAB I.pdf
Download (522kB)
DYAS DESTIANA BAB II.pdf
Download (585kB)
DYAS DESTIANA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (711kB)
DYAS DESTIANA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (536kB)
DYAS DESTIANA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (535kB)
DYAS DESTIANA DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (497kB)
DYAS DESTIANA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (534kB)
Abstract
Latar Belakang : Gangguan jiwa dipandang sebagai kerasukan setan, hukuman karena pelanggaran sosial atau agama, kurang minat atau semangat, dan pelanggaran norma sosial (Videbeck, 2008). Berdasarkan hasil laporan Ruang Sadewa RSUD Banyumas bahwa jumlah klien yang mengalami gangguan jiwa tiga bulan terakhir yaitu Maret - Mei pada
periode 2012 – 2013 terdapat sebanyak 191 klien. Untuk kondisi umum dari 191 klien diruang Sadewa didapatkan data 115 klien (60%) mengalami risiko perilaku kekerasan, 57 klien (30%) mengalami halusinasi, 19 klien (10%) mengalami harga diri rendah, isolasi sosial, waham, defisit perawatan diri.
Tujuan :Mendiskripsikan asuhan keperawatan pada Ny. J dengan masalah utama gangguan sensori persepsi : halusinasi pendengaran.
Metode : Pengumpulan data studi kasus ini menggunakan teknik peng
umpulan data sebagai berikut : observasi, wawancara, studi literatur, studi dokumentasi. Pengumpulan data ini dilakukan selama 3 hari, yaitu tanggal 10 – 12 Juni 2013, kemudian dilakukan pengolahan kasus.
Hasil : Masalah keperawatan yang ditemukan pada gangguan sensori persepsi : halusinasi pendengaran yaitu risiko perilaku kekerasan, gangguan sensori persepsi halusinasi, isolasi sosial dan gangguan konsep diri : harga diri rendah. Klien sudah diajarkan tindakan keperawatan cara mengontrol halusinasi dari mulai SP 1 yaitu menghardik, SP 2 yaitu berbincang - bincang dengan orang lain, SP 3 yaitu membuat aktivitas terjadwal dan SP 4 yaitu minum obat teratur.
Kesimpulan : Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah gangguan
sensori persepsi : halusinasi pendengaran. Klien sudah dapat melakukan tindakan cara mengontrol halusinasi seperti menghardik, berbincang -
bincang dengan orang lain, melakukan aktivitas terjadwal, dan mengetahui manfaat minum obat secara teratur. Hambatannya karena keterbatasan bahasa antara penulis dengan klien dan keadaan ruangan yang ramai di saat melakukan tindakan keperawatan.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: NS. SITI NURJANAH, S.Kep., M.Kep PEMBIMBING II: NS. JEBUL SUROSO, S.Kp., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Asuhan keperawatan jiwa gangguan sensori persepsi : halusinasi pendengaran |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 06 Jul 2017 04:33 |
| Last Modified: | 04 Jul 2024 02:17 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2329 |
