ANGGRAENI, DIAN (2014) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Sdr.H DENGAN OKSIGENASI et causa EFUSI PLEURA DI RUANG CEMPAKA RSUD BANYUMAS. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
DIAN ANGGRAENI COVER.pdf
File Pdf (661kB)
DIAN ANGGRAENI BAB I.pdf
File Pdf (522kB)
DIAN ANGGRAENI BAB II.pdf
File Pdf (827kB)
DIAN ANGGRAENI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (755kB)
DIAN ANGGRAENI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (650kB)
DIAN ANGGRAENI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (510kB)
DIAN ANGGRAENI DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (506kB)
DIAN ANGGRAENI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (538kB)
Abstract
Latar bekakang : Menurut WHO Health Journal (2005), penyakit
ganas menyumbang 41% dan untuk Tuberculosis 33%, dari 100 kasus
efusi pleura eksudatif 2 pasien (2%) memiliki koeksisitensi tuberculosis
keganasan dianalisis dengan kelompok ganas. Pada pneumonia efusi
ditemukan hanya 6% kasus. Alasan lain adalah: gagal jantung kongestif
3%, komplikasi dari bypass koroner 2%, rheumatoid artritis 2%,
erhythaematosus lupus sistematik 1%, gagal ginjal kronis 1%, kolesistitis
akut 1%, etiologi tidak diketahui 8%. Efusi pleura besar ditemukan pada
24% pasien, sedang pada 58%, serta efusi ringan pada 18%, pada cairan
pleura berdarah 15% kasus.
Tujuan : Dampak yang mungkin timbul dari kasus Efusi Pleura jika
tidak segera ditangani dengan baik akan mengakibatan timbulnya gejalagejala
suat penyakit yang serius. Jika hal ini di biarkan saja, tanpa ada
tindakan yang intensif maka akan menyebabkan terancamnya jiwa
seseorang penderita. Oksigen merupakan kebutuhan paling vital dalam
kehidupan manusia. Dalam tubuh oksigen berperan penting didalam
proses metabolisme sel. Kekurangan oksigen dapat menimbulkan dampak
yang bermakna bagi tubuh salah satunya kematian. Ditinjau dari
permasalahan diatas tentang pemenuhan oksigen dengan peningkatan
jumlah prevalensi penderita Efusi Pleura maka penulis tertarik untuk
memaparkan asuhan keperawatan pada pasien Efusi Pleura dengan
oksigenasi pada kasus Efusi Pleura.
Metode : Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan laporan
kasus (case report). Subyek atau sumber informasi diperoleh dengan
wawancara, observasi, partisipasi, dan studi literature. Pengumpulan data
dilakukan dengan cara inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi.
Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari, kemudian dilakukan
pengolahan kasus yang ada.
Hasil : Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah
pola nafas tidak efektif, nyeri, ketidakseimbangan nutrisi, defisit
perawatan diri, resiko infeksi. Ini memberikan gambaran adanya
kesenjangan antara studi kasus dengan studi literature, dimungkinkan
karena situasi dan respon yang berbeda dari masing-masing penderita
Efusi Pleura.
Kesimpulan :Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah pola
nafas tidak efektif, nyeri, ketidakseimbangan nutrisi, defisit perawatan diri,
resiko infeksi. Evaluasi dari masalah yang dirumuskan adalah terdapat 2
masalah 2 masalah teratasi, 3 masalah teratasi sebagian.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Uncontrolled Keywords: | efusi pleura, pola nafas tidak efektif, nyeri, ketidakseimbangan nutrisi, defisit perawatan diri, resiko infeksi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 06 Jul 2017 04:16 |
| Last Modified: | 31 May 2024 07:15 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2293 |
