RAHAYU, SEFTIANA (2015) IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PROTOZOA PADA BENIH IKAN BAWAL ( Colossoma macropomum ) DI KOLAM MILIK PETANI IKAN DESA MERTASARI KECAMATAN PURWANEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA. S3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
SEFTIANA RAHAYU, Cover.pdf

Download (1MB)
Text
SEFTIANA RAHAYU, BAB I. pdf.pdf

Download (621kB)
Text
SEPTIANA RAHAYU, BAB II.pdf

Download (732kB)
Text
SEFTIANA RAHAYU, BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689kB)
Text
SEFTIANA RAHAYU, BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (695kB)
Text
SEFTIANA RAHAYU, BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (613kB)
Text
SEFTIANA RAHAYU, DAPUS.pdf

Download (714kB)
Text
SEFTIANA RAHAYU, LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (804kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai jenis ektoparasit protozoa
yang terjadi pada ikan bawal, prevalensi dan intensitas serangan ektoparasit
protozoa yang terdapat pada benih ikan bawal. Penelitian dilaksanakan pada bulan
Juli- Agustus 2014 di laboratorium Zoologi Universitas Muhammadiyah
Purwokerto. Sampel penelitian yang digunakan adalah ikan bawal dengan panjang
3
-7 cm, berasal dari kolam milik petani ikan Desa Mertasari kabupaten
Banjarnegara. Sampel diambil sebesar 5% dari jumlah total populasi yang diduga
terserang ektoparasit, yaitu sebesar 60 ekor dari jumlah total populasi berkisar
1200 ekor. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode
purposive
random sampling
, melalui pengambilan secara langsung di kolam petani ikan
Desa Mertasari, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Dari hasil
penelitian ditemukan 5 jenis ektoparasit protozoa pada benih ikan bawal di kolam
ikan petani di Desa Mertasari, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.
Kelima jenis ektoparasit protozoa tersebut adalah
Epistylis
sp.,
Trichodina
sp.,
Ichtyophthirius multifiliis
,
Vorticella
sp. dan
Myxobolus
sp. Prevalensi ikan yang
terinfeksi ektoparasit pada ikan bawal adalah
Epistylis
sp. sebesar 31%,
Trichodina
sp. sebesar 6%,
Ichtyophthirius multifiliis
sebesar 35%,
Vorticella
sp.
sebesar 41% dan
Myxobolus
sp. sebesar 20%. Dengan demikian, prevalensi
terbesar adalah jenis
Vorticella
sp. sebesar 41% dan terkecil adalah
Trichodina
sp.
sebesar 6%. Intensitas serangan ektoparasit protozoa yang terjadi pada benih ikan
bawal adalah
Epistylis
sp. sebanyak 11,3 individu/ekor,
Ichtyophthirius multifiliis
sebanyak 6,2 individu/ekor,
Trichodina
sp. sebanyak 1 individu/ekor,
Vorticella
sp. sebanyak 677,04 individu/ekor dan
Myxobolus
sp. sebanyak 28 individu/ekor.
Ektoparasit
Vorticella
sp. dan Epistylis sp. banyak menyerang pada insang
masing-masing sebanyak 15591 individu dan 138 individu. Pada ektoparasit yang
banyak menyerang pada sirip adalah
Vorticella
sp. dan
Myxobolus
sp. masing-
masing sebanyak 1333 individu dan 324 individu Diikuti ektoparasit yang banyak
menyerang permukaan adalah
Epistylis
sp. dan
Myxobolus
sp. masing-masing
sebanyak 53 individu dan 13 individu.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (S3)
Additional Information: drh. Cahyono Purbomartono, M. Sc. Dini Siswani Mulia S.Pi, M.Si.,
Uncontrolled Keywords: ektoparasit, ikan bawal ( Colossoma macropomum ), protozoa
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1
Depositing User: Users 145 not found.
Date Deposited: 06 Jul 2017 01:27
Last Modified: 24 Dec 2024 01:13
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2281

Actions (login required)

View Item
View Item