CAHYO, AGIT DWI (2016) ANALISIS TATANIAGA SALAK PONDOH ( Salacca edulis Reinw ) DI DESA SIGEBLOG, KECAMATAN BANJARMANGU, KABUPATEN BANJARNEGARA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
AGIT DWI - COVER.pdf

Download (1MB)
Text
AGIT DWI - BAB I.pdf

Download (586kB)
Text
AGIT DWI - BAB II.pdf

Download (910kB)
Text
AGIT DWI - BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (772kB)
Text
AGIT DWI - BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689kB)
Text
AGIT DWI - BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (843kB)
Text
AGIT DWI - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (574kB)
Text
AGIT DWI - LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran tataniaga, mengetahui
besarnya margin tataniaga pada setiap pola tataniga salak pondoh
, dan mengetahui
besarnya
farmer share
salak pondoh di Desa Sigeblog, Kecamatan Banjarmangu,
Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
survey
. Pemilihan lokasi dilakukan secara
purposive.
Responden diambil
mengg
unakan metode
purposive sampling
dan ditentukan berjumlah 45 petani dan 10
pedagang salak pondoh. Penelitian dilakukan selama empat bulan, yaitu mulai bulan
April hingga juli 2016.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima pola saluran tataniaga salak
pondoh. Margin tataniga pada setiap pola tataniga berbeda besarnya, ini dipengaruhi
beberapa faktor seperti panjangnya rantai tataniaga, biaya tataniga, dan tujuan
pemasaran. Sementara untuk bagian harga yang diterima petani (
farmer sahare
) pada
tiap pola tataniga berbeda dipengaruhi dari harga jual ditingkat petani dan harga jual
ditingkat konsumen akhir. Margin tataiaga yang paling yang besar terdapat pada pola
tataniga ke 3 dengan total margin sebesar Rp. 3000 per kilogram, dan pada pola
tataniaga yang memiliki margin paling kecil adalah pola tataniga ke 1 dengan total
margin sebesar Rp. 1000 per kilogram. 3. Bagian yang diterima petani farmer share
dari tataniga salak di desa sigeblog yaitu, yang paling besar yaitu pada pola tatania ga
1 sebesar 76,7 %, dan yang paling kecil yaitu pada pola tataniaga 3 sebesar 52,4%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan. 1. Untuk petani dapat memilih saluran
tataniaga ke 1, karena pada saluran ini memiliki nilai farmer share yang paling tingg
i.
2. Ketika seseorang akan menjadi seorang pedagang salak maka pilihlah pedagang
besar atau pengirim, karena akan mendapatkan keuntungan yang paling tinggi
dibandingkat dengan pedagang lain.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: 1. Dr. Pujiharto SP., MP 2.Watemin SP., MP
Uncontrolled Keywords: Saluran tataniaga, Margin tataniaga, Farmer share
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agribisnis S1
Depositing User: Users 28 not found.
Date Deposited: 06 Jul 2017 01:01
Last Modified: 30 Sep 2024 01:41
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2274

Actions (login required)

View Item
View Item