AULIA, CINTHIA ROSALINA (2016) POTENSI MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP KEMATIAN NYAMUK Aedes aegypti DENGAN METODE SEMPROT. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
CINTHIA COVER.pdf
Download (1MB)
CINTHIA BAB I.pdf
Download (572kB)
CINTHIA BAB II.pdf
Download (754kB)
CINTHIA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
CINTHIA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
CINTHIA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (562kB)
CINTHIA DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (629kB)
CINTHIA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan salah satu masalah
kesehatan yang utama di dunia. Indonesia merupakan negara dengan kasus DBD
yang paling tinggi di Asia Tenggara. Penyakit DBD di Indonesia ini cenderung
meningkat setiap tahunnya. Usaha pencegahan atau pengendalian DBD sampai
sekarang ini adalah dengan memerangi nyamuk Aedes aegypti yang
mengakibatkan penularan virus dengue dan memutus siklus hidup nyamuk
tersebut. Penggunaan insektisida kimia sintetis yang beredar di masyarakat saat ini
banyak menimbulkan masalah baru, salah satunya adalah gangguan kesehatan
terhadap manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu penelitian mengenai
insektisida alternatif dari tanaman yang ramah lingkungan. Tanaman cengkeh
(Syzygium aromaticum) diduga memiliki efek sebagai insektisida alami karena
mengandung eugenol yang dapat menyebabkan kematian nyamuk Aedes aegypti.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi insektisida minyak atsiri
daun cengkeh terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti, dan untuk mengetahui
kestabilan sediaan semprot (spray) minyak atsiri daun cengkeh secara fisik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri daun cengkeh (Syzygium
aromaticum) memiliki aktivitas sebagai insektisida dengan konsentrasi 25,24%
(Formulasi 7) yang dapat mengakibatkan kematian nyamuk sebesar 100%. Hasil
uji fisik sediaan menunjukkan bahwa sediaan semprot minyak atsiri daun cengkeh
kurang stabil karena terjadi perubahan warna dan pH pada sediaan, namun masih
memenuhi kriteria kisaran pH kulit yaitu 4,5-6,5.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Tjiptasurasa, SU., Apt. dan Indri Hapsari, M.,Si.,Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | DBD, Aedes aegypti, sediaan semprot, minyak atsiri, daun cengkeh |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Riski Wismana |
| Date Deposited: | 03 Jul 2017 02:56 |
| Last Modified: | 13 Jun 2024 03:54 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2166 |
