Nesmita, Tresia Dwi Putri (2025) Kultur Pertumbuhan Spirulina sp Dengan Media Poc Tanaman Telang Pada Skala Laboratorium Dan Semi Massal. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_COVER.pdf

File Pdf (750kB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_BAB I.pdf

File Pdf (904kB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_BAB II.pdf

File Pdf (1MB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (882kB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_DAFTAR PUSTAKA.pdf

File Pdf (960kB)
Text
TRESIA DWI PUTRI NESMITA_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (540kB)

Abstract

Spirulina sp. merupakan mikroalga yang memiliki peran penting sebagai pakan alami dalam akuakultur, serta memiliki manfaat di bidang farmasi dan kosmetik, namun budidayanya umumnya menggunakan pupuk anorganik yang berpotensi mencemari lingkungan jika digunakan berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Pupuk Organik Cair (POC) dari tanaman telang (Clitoria ternatea L.) sebagai alternatif media kultur, dengan membandingkan POC bunga telang, POC daun telang, dan kombinasi keduanya terhadap pupuk konvensional, khususnya dalam mempengaruhi kepadatan sel, laju pertumbuhan, dan produksi biomassa Spirulina sp. pada skala laboratorium dan semi massal. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, di mana kultur dilakukan dalam erlenmeyer 2L untuk skala laboratorium dan bak kontainer 60L untuk skala semi massal selama 28 hari, dengan pengamatan morfologi, kepadatan sel, serta analisis kandungan NPK POC menggunakan ANOVA dan Uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skala laboratorium, pupuk konvensional menghasilkan kepadatan sel tertinggi dengan rata-rata 1.067.944 unit/ml dan berbeda signifikan dengan perlakuan POC lainnya, sedangkan pada skala semi massal, POC kombinasi bunga-daun telang memberikan pertumbuhan terbaik dengan rata-rata 96,27 unit/ml menunjukan hasil berbeda nyata dengan kontrol. Kandungan NPK POC bunga telang (N: 0,07%, P: 0,01%, K: 0,21%) dan daun telang (N: 0,07%, P: 0,01%, K: 0,14%) cukup mendukung pertumbuhan, namun morfologi Spirulina sp. tetap konsisten sebagai filamen spiral hijau keabu-abuan pada kedua skala. Kesimpulannya, pupuk konvensional lebih efektif untuk pertumbuhan optimal Spirulina sp., sementara POC tanaman telang lebih cocok sebagai nutrisi pelengkap untuk mendukung budidaya berkelanjutan dan ramah lingkungan, sehingga penelitian ini mendorong inovasi media organik guna mengurangi biaya produksi dan pencemaran lingkungan.

Dosen Pembimbing: Susylowati, Dewi and Pratama, Ikhsan | NIDN0628059003, NIDN0617099401
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Spirulina sp., POC Bunga Telang, POC Daun Telang
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Pertanian dan Perikanan > Akuakultur S1
Depositing User: Iin Hayuningtyas
Date Deposited: 13 May 2026 06:54
Last Modified: 13 May 2026 06:54
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19152

Actions (login required)

View Item
View Item