Maghribi, Imam Maulana (2025) Pengaruh Penambahan Limbah Cair Tempe dan Konjac Glukomanan Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Aktivitas Antioksidan Yogurt. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
Imam Maulana Maghribi_Cover.pdf

File Pdf (3MB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Bab I.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Bab II.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (812kB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (741kB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (554kB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
Imam Maulana Maghribi_Daftar Pustaka.pdf

File Pdf (569kB)

Abstract

Produksi tempe di wilayah Cilacap yang mencapai sekitar 13ton bahan baku per tahun menghasilkan limbah cair tempe (LCT) sebagai hasil samping yang mengandung nutrisi dan bakteri asam laktat (BAL) yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam pembuatan yogurt. Salah satu permasalahan dalam produksi yogurt adalah sinersis, yaitu pemisahan antara fase padat dan cair. Penggunaan bahan penstabil seperti Konjac Glukomanan (KGM) dapat meningkatkan stabilitas yogurt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah cair tempe dan KGM terhadap karakteristik fisikokimia dan aktivitas antioksidan. Yogurt dibuat dengan formulasi K0L0 (KGM 0% & LCT 0%), K5L0 (KGM 5% & LCT 0%), K0L2 (KGM 0% & LCT 2%), K5L1 (KGM 5% & LCT 1%), K5L3 (KGM 5% & LCT 3%), kemudian dilakukan pengujian pada karakteristik fisikokimia yaitu viskositas, stabilitas yogurt, pengukuran kadar air, abu lemak, protein, karbohidrat, pengukuran pH, Total Phenolic Content (TPC), Total Flavonoid Content (TFC), Aktivitas Antioksidan menggunakan 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH), Aktivitas Antioksidan menggunakan Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP). Hasil menunjukkan semua formula memiliki stabilitas fisik baik tanpa sineresis, dengan kombinasi KGM-LCT memberikan efek sinergis pada struktur gel. LCT meningkatkan viskositas melalui pembentukan jaringan protein-serat, dengan K0L2 menunjukkan viskositas tertinggi. Nilai pH akhir stabil di ~4,0 pada semua sampel. Analisis komposisi menunjukkan LCT meningkatkan kadar air dan protein tetapi menurunkan lemak dan abu, sedangkan KGM menunjukkan efek sebaliknya. Namun, kedua bahan tidak berpengaruh signifikan terhadap TPC, TFC, maupun aktivitas antioksidan, diduga karena kandungan senyawa bioaktif yang rendah dan kemampuan stabilisasi radikal bebas/reduksi besi yang terbatas.

Dosen Pembimbing: Hamad, Alwani | 0026048101
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: antioksidan, konjac glukomanan, limbah cair tempe, stabilizer, yogurt
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Tekniik Dan Sains > Teknik Kimia S1
Depositing User: Catur Indra Himawan
Date Deposited: 30 Dec 2025 01:53
Last Modified: 30 Dec 2025 01:53
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18714

Actions (login required)

View Item
View Item