Safira, Revi Nabilla Putri (2025) Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pencegahan Bencana Longsor Lahan Di Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
Revi Nabilla Putri Safira_Cover.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Bab I.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Bab II.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Daftar Pustaka.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Revi Nabilla Putri Safira_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)

Abstract

Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana longsor, untuk itu upaya pencegahan secara berkelanjutan diperlukan. Penerapan kearifan lokal merupakan salah satu bentuk pencegahan bencana longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal masyarakat untuk pencegahan terjadinya bencana longsor lahan di Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data nilai, norma, etika, tradisi dan praktik pengolahan lahan, melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara terpilih terhadap 12 masyarakat yang dianggap memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai pencegahan bencana longsor lahan. Triangulasi data mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pencegahan bencana longsor dengan menerapkan kearifan lokal yang terbagi dalam dua aspek yaitu nilai dan praktik. Nilai-nilai tercermin melalui nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan. Aspek norma, etika dan moral diwujudkan dengan mematuhi larangan menebang pohon sembarangan. Tradisi sedekah bumi merupakan adat Desa Cibangkong sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur. Tenger merupakan alat tradisional yang digunakan sebagai penanda akan terjadinya longsor, dan bronjong merupakan alat yang berfungsi sebagai penahan erosi dan stabilisasi lereng pada kawasan rawan longsor. Dari sisi praktik, pencegahan dilakukan melalui pengolahan lahan seperti terasering atau sengkedan berupa teras bangku. Teknik vegetatif juga diterapkan dengan menanam pohon berakar kuat seperti jati, albasia, manggis, serta rumput gajah dan vetiver.

Dosen Pembimbing: Suwarno, Suwarno and Sarjanti, Esti | 0631076701, 0619106202
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kearifan Lokal, Longsor Lahan, Pencegahan Bencana
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi S1
Depositing User: Catur Indra Himawan
Date Deposited: 19 Nov 2025 06:41
Last Modified: 19 Nov 2025 06:41
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18547

Actions (login required)

View Item
View Item