Suparti, Sri (2015) Pengaruh latihan fisik intradialisis terghadap tingkat fatigue pasien hemodialisis di RS Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto. S2 thesis, Universitas Padjajaran.

Full text not available from this repository.
Official URL: https://repository.unpad.ac.id/items/831cc950-1e52...

Abstract

Pasien hemodialisis mengalami berbagai kondisi seperti sindrom uremik, kelemahan otot, penurunan aktifitas fisik, yang berkontribusi terhadap fatigue. Fatigue adalah keluhan umum yang dirasakan sebagian besar pasien hemodialisis yang dapat menurunkan fungsi fisik dan kualitas hidup. Latihan fisik intradialisis diketahui efektif dalam meningkatkan fungsi fisik yang berpotensi dalam memperbaiki fatigue. Penelitian terkait latihan fisik intradialisis sebelumnya menggunakan program latihan yang relatif lebih berat dan menggunakan peralatan dimana tidak semua pasien dapat melakukannya. Oleh karena itu perlu diteliti lebih lanjut latihan fisik yang lebih ringan dan memungkinkan semua pasien hemodialisis bisa melakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan fisik intradialisis terhadap tingkat fatigue pasien yang menjalani hemodialisis.

Penelitian quasi exeperiment pre and post test with control group ini melibatkan 68 pasien yang dibagi menjadi kelompok intervensi (34) dan kontrol (34) yang diambil dengan consecutive sampling. Kelompok intervensi mendapatkan latihan fisik intradialisis seminggu 2 kali selama 6 minggu. Tingkat fatigue diukur menggunakan Piper Fatigue Scale (PFS)-12 sebelum dan setelah intervensi. Kelompok kontrol mendapatkan intervensi standar yang diberikan Rumah Sakit. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji t test.

Hasil penelitian menunjukkan tidak signifikan berbeda pada karakteristik antara dua kelompok baik secara usia, jenis kelamin, pendidikan, status perkawinan dan pekerjaan dan parameter klinis (riwayat olahraga, tekanan darah, kadar Hb, Indeks Massa Tubuh, lama hemodialisis, menderita ESRD, dan lama terpasang AV shunt). Terdapat hasil signifikan berbeda rerata skor fatigue pada kelompok intervensi (post intervensi 3,005±1,386 dan pre intervensi 4,999±1,559) dan kelompok kontrol (post intervensi 5,973±1,833 dan pre intervensi 4,750±1,491) dengan p 0,05 dan terdapat perbedaan yang signifikan rerata skor fatigue postest kelompok intervensi (3,005) dan kontrol (5,973).

Dengan demikian latihan fisik intradialisis dari ringan sampai sedang secara signifikan memperbaiki fatigue pada pasien hemodialisis, sehingga menjadi penting bagi petugas kesehatan untuk merekomendasikan program ini pada pasien yang menjalani hemodialisis.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: fatigue, hemodialisis, latihan fisik intradialisis,
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 29 Apr 2025 07:57
Last Modified: 29 Apr 2025 07:57
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18230

Actions (login required)

View Item
View Item