Wijanarko, Taufan Wahyu (2016) Perkembangan Pasar Tradisional Di Desa Wadaslintang Dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Wadaslintang, Kabupten Wonosobo (1998-2011). S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Download (1MB)
BAB I_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Download (787kB)
BAB II_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Download (832kB)
BAB III_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (833kB)
BAB IV_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (744kB)
BAB V_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (725kB)
DAFTAR PUSTAKA_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Download (703kB)
LAMPIRAN_TAUFAN WAHYU W._SEJARAH'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (900kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan:(1)Untuk mengetahui sejarah Pasar Tradisional
Wadaslintang,(2)Untuk mengetahui kondisi ekonomi, sosial dan budaya
Masyarakat Wadaslintang tahun 1998-2012,(3)Untuk mengetahui pengaruh
keberadaan Pasar Tradisional Wage Wadaslintang terhadap kegiatan ekonomi,
sosial dan budaya masyarakat Wadaslintang tahun 1998-2012.
Metode yang dipakai untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini
adalah metode sejarah, yang meliputi empat tahap yaitu heuristik yaitu mencari
jejak masa lampau yang otentik untuk di jadikan sebagai bahan penulisan sejarah,
kritik sumber yaitu mendapatkan data yang falid dengan menyeleksi data yang
terkumpul, interpretasi yaitu mengkaitkan fakta yang terkumpul sehingga menjadi
satu rangkaian dan masuk akal dan historiografi yaitu penyusunan secara logis
danjelas di mengerti. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik
observasi, wawancara dan studi pustaka.
Sejarah berdirinya Pasar Tradisional Wadaslintang terkait erat dengan
sejarah Wadaslintang dan perkembangan kekuasaan Desa Wadaslintang. Menurut
Heri Susanto, seorang tokoh masyarakat dusun Cangkring Wadaslintang
mengatakan bahwa sejarah berdirinya desa Wadaslintang tidak dapat dilepaskan
dengan Peristiwa Perang Diponegoro yang terjadi tahun 1825-1830. Wilayah
Wadaslintang ketika itu masih berupa hamparan kawasan hutan belantara.Sekitar
tahun 1827 datanglah pasukan Diponegoro yang mencari daerah persembunyian,
yang akhirnya terdamparlah pasukan Diponegoro di wilayah Cangkring.
Kedatangan pasukan Diponegoro di Cangkring ini untuk menghindari kejaran
pasukan Belanda dari arah Kebumen ke Wonosobo. Mereka datang ke Cangkring
lewat Kalipuru, Lancar kemudian Cangkring. Ki Selarong Magelang juga sempat
tinggal beberapa lama di Cangkring
Keberadaan Pasar Wage Wadaslintang di Kelurahan Wadaslintang telah
membawa perubahan terhadap kehidupan ekonomi dan sosial budaya masyarakat
sekitarnya. Pasar tidak hanya berperan sebagai tempat bertemunya antara penjual
dan pembeli tetapi pasar juga sebagai tempat bertemunya budaya yang dibawa
oleh setiap mereka yang memanfaatkan pasar. Pasar juga berperan di bidang
sosial budaya yaitu sebagai tempat interaksi, komunikasi dan informasi serta
tempat keramaian dan hiburan sehingga terjadi pembauran dan pembaharuan.
Pengaruh keberadaan Pasar Wage Wadaslintang terhadap kehidupan
masyarakat sekitarnya cukup luas. Pembaharuan yang berkaitan dengan ekonomi
sangat tampak. Wadaslintang sebagai penghasil kelapa membawa pengaruh bagi
petani untuk memproduksi gula Jawa sehingga meningkatkan pendapatan. Pasar
telah mengubah masyarakat menjadi konsumtif dan suka meniru. Nilai-nilai
kegotong royongan yang dilandasi hubungan timbal balik telah mengalami
perubahan dan hubungan ketetanggaan lebih bersifat hubungan kerja semata.
Motif-motif sosial telah menghilang dan digantikan dengan motif ekonomi.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Tanto Sukardi, M.Hum., dan Asep Daud Kosasih, S.Pd, M.Ag. |
| Uncontrolled Keywords: | Pasar, Ekonomi, Sosial,Perkembangan,Pasar tradisional, sosial ekonomi |
| Subjects: | C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 04 Apr 2017 09:08 |
| Last Modified: | 30 Jul 2025 02:37 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1273 |
