Utami, Rahmalia Arning Putri (2020) Wujud Pragmatik Imperatif Dalam Tuturan Guru Dan Siswa Di TK Pertiwi Sibalung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas Pada Maret Dan Juli 2020. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_Cover.pdf

Download (1MB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_BAB 1.pdf

Download (690kB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_BAB 2.pdf

Download (920kB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (758kB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (821kB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (603kB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_Daftar Pustaka.pdf

Download (662kB)
Text
RAHMALIA ARNING PUTRI U_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (900kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Wujud Pragmatik Imperatif dalam Tuturan Guru dan
Siswa di TK Pertiwi Sibalung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas pada
Maret dan Juli 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pragmatik
imperatif guru dan siswa di TK Pertiwi Sibalung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten
Banyumas pada Maret dan Juli 2020. Penelitian ini menggunakan penelitian deskripsi
kualitatif. Penelitian ini menggunakan 3 tahap penelitian, yaitu (1) tahap penyediaan
data, (2) tahap analisis data, (3) tahap penyajian hasil analisis data. Peneliti dalam
mengumpulkan data penelitian menggunakan metode simak, dengan teknik dasar
sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) dalam melakukan
penelitian. Teknik yang digunakanan adalah teknik sadap. Peneliti menyadap
penggunaan bahasa yang dituturkan oleh guru dan siswa TK Pertiwi Sibalung,
Kecamatan Kemrajen, Kabupaten Banyumas pada Maret dan Juli 2020. Tahap analisis
data yang digunakan oleh peneliti menggunakan metode padan dan agih, selanjutnya
pada tahap penyajian hasil analisis data penelitian ini menggunakan metode penyajian
formal.
Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa wujud
pragmatik imperatif guru dan siswa di TK Pertiwi Sibalung, Kecamatan Kemranjen,
Kabupaten Banyumas pada Maret dan Juli 2020 sering muncul, namun tidak semua
wujud pragmatik imperatif yang terdiri dari tujuh belas macam wujud pragmatik
imperatif dituturkan oleh guru dan siswa. Wujud pragmatik imperatif yang muncul
dalam dalam tuturan guru sebanyak sepuluh jenis, yaitu tuturan yang mengandung
makna pragmatik imperatif (1) perintah, (2) suruhan, (3) permohonan, (4) desakan, (5)
bujukan, (6) Imbauan, (7) Persilaan, (8) Ajakan, (9) ucapan selamat, (10) Anjuran.
Wujud pragmatik imperatif yang tidak muncul dalam tuturan guru sebanyak tujuh
jenis, yaitu (1) Permintaan, (2) permintaan izin, (3) mengizinkan, (4) larangan, (5)
harapan, (6) umpatan, (7) ngelulu. Wujud pragmatik imperatif yang dituturkan oleh
siswa ada tiga jenis yaitu (1) suruhan, (2) larangan, (3) permohonan. Sedangkan
wujud pragmatik imperatif yang tidak muncul ada empat belas jenis yaitu (1) perintah,
(2) permintaan, (3) desakan, (4) imbauan, (5) persilaan, (6) ajakan, (7) permintaan
izin, (8) mengizinkan, (9) harapan, (10) umpatan, (11) pemberian ucapan selamat, (12)
anjuran, (13) ngelulu.

Dosen Pembimbing: Tugiati, Tutut | unspecified
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: imperatif, guru, siswa
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1
Depositing User: wulan
Date Deposited: 07 Jul 2022 06:23
Last Modified: 10 Jul 2025 01:08
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/12447

Actions (login required)

View Item
View Item