BUKHORI, IMAM (2016) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN DEFISIT PERAWATAN DIRI (Eliminasi) Et Causa POST OP PROSTATECTOMY DI RUANG DAHLIA RSUD dr. R GOETHENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
IMAM BUKHORI COVER.pdf
File Pdf (3MB)
IMAM BUKHORI BAB I.pdf
File Pdf (681kB)
IMAM BUKHORI BAB II.pdf
File Pdf (915kB)
IMAM BUKHORI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (760kB)
IMAM BUKHORI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (723kB)
IMAM BUKHORI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (602kB)
IMAM BUKHORI DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (499kB)
IMAM BUKHORI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Penuaan adalah bagian dari pertumbuhan dan perkembangan
seseorang yang terus berlanjut, dengan bertambahnya umur, maka organ-organ
tubuh akan mengalami penuaan dan penurunan fungsi, yang mengakibatkan
terjadinya perubahan pada hormon. Hormon-hormon yang di hasilkan oleh tubuh,
pembesaran kelenjar prostat (BPH) merupakan gangguan urologik yang perlu
mendapatkan perhatian penting bagi laki-laki yang berumur di atas 40 tahun dan
juga terdapat lebih dari 90% pria berusia 65 tahun.
Tujuan :Mengeksplorasikan masalah keperawatan BenignaProstat Hyperplasia
(BPH) pada lansia, dan mendapat gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan
BenignaProstat Hyperplasia (BPH).
Metode :Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan laporan kasus.
Subjek atau sumber informasi diperoleh dengan wawancara observasi partisipatif,
dan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara inspeksi, palpasi,
auskultasi dan perkusi. Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari, kemudian
dilakukan pengelolaan kasus yang ada.
Hasil :Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah defisit
perawatan diri eliminasi. Ini memberikan gambaran adanya kesenjangan antara
studi kasus dengan studi literatur, ini dimungkinkan karena situasi dan respon
yang berbeda dari masing-masing penderita BPH. Defisit perawatan diri
eliminasi erat kaitannya dengan kejadian BPH. Akibat post operasi dapat menjadi
masalah defisit perawatan diri eliminasi pada kasus post op BPH. Nyeri akut pada
kasus ini diakibatkan karena pasien merasa nyeri setelah post operasi.
Kesimpulan :Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah defisit
perawatan diri eliminasi dan nyeri akut. Evaluasi dari masalah yang dirumuskan
dapat diselesaikan sesuai dengan tujuan yang dibuat.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Mustiah Yulistiani, S.Kp., M.Kep,CWCS. |
| Uncontrolled Keywords: | BPH, Defisitt perawatan diri eliminasi, nyeri akut, distresspiritual, defisiensi pengetahuan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 21 Mar 2017 03:02 |
| Last Modified: | 02 Jul 2024 07:47 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1082 |
