SAFITRI, LAELA (2019) PENGARUH PROGRAM MEMBACA 15 MENIT SEBELUM PEMBELAJARAN DIMULAI TERHADAP MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Laela Safitri_JUDUL.pdf
Download (3MB)
Laela Safitri_BAB I.pdf
Download (602kB)
Laela Safitri_BAB II.pdf
Download (642kB)
Laela Safitri_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (719kB)
Laela Safitri_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (733kB)
Laela Safitri_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (529kB)
Laela Safitri_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (531kB)
Laela Safitri_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (11MB)
Abstract
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan sebuah gerakan
literasi sekolah (GLS) untuk menumbuhkan budaya membaca dan menulis siswa.
Hal ini diperkuat dengan gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana
Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015. GLS pada jenjang SD dalam tahap
pembiasaan yaitu membaca 15 menit buku non pelajaran sebelum waktu belajar
dimulai. Program ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca siswa serta
meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan dapat dikuasai dengan
baik. Materi baca berisi tentang nilai-nilai budi pekerti, berupa kearifan lokal,
nasional, dan global sesuai tingkat perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh program membaca 15 menit sebelum pembelajaran
terhadap minat dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V Sekolah
Dasar. Metode yang digunakan yaitu Sample T-test. Subyek penelitian adalah
siswa kelas V di SD Negeri 1 Karanglewas Lor, dengan jumlah 42 siswa.
Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes. Tes berupa soal kognitif uraian
yang digunakan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman. Non tes
berupa lembar angket untuk mengetahui minat membaca siswa. Minat membaca
siswa kelas V SDN 1 Karanglewas Lor 19% berada pada kategori tinggi karena
siswa membaca buku setiap pagi sebelum pembelajaran selama 15 menit. Minat
membaca 64,3% pada kategori sedang, karena siswa merasa senang saat membaca
dan beranggapan membaca bukanlah kegiatan yang membuang-buang waktu.
Siswa membaca untuk menambah ilmu, dan 16,7% kategori rendah disebabkan
karena siswa jarang membaca ketika liburan. Kemampuan membaca pemahaman
siswa kategori tinggi 17%. Kemampuan membaca pemahaman kategori rendah
sebesar 14%. Kategori membaca pemahaman pada kategori sedang sebesar 69%.
Hal tersebut dapat terjadi karena siswa memahami isi bacaan secara menyeluruh.
Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh program membaca 15 menit
sebelum pembelajaran dimulai terhadap minat membaca dan kemampuan
membaca pemahaman siswa kelas V Sekolah Dasar. Oleh sebab itu, program
membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai harus tetap berjalan dan
ditingkatkan.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Aji Heru Muslim, M.Pd. dan Santhy Hawanti, Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Membaca, Minat Membaca, Kemampuan Membaca Pemahaman |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 15 Oct 2019 02:30 |
| Last Modified: | 08 Jan 2025 03:07 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9399 |
