FELASYIFA, IFFA (2018) KAJIAN ETNOFARMAKOLOGI TANAMAN OBAT ANTIDIABETES DI KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER.pdf
Download (991kB)
BAB I.pdf
Download (614kB)
BAB II.pdf
Download (681kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (676kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (978kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (604kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Masyarakat Indonesia masih mempertahankan tradisi dengan memanfaatkan
tumbuhan di sekitarnya untuk pengobatan ataupun perawatan kesehatan. Namun,
terjadi penurunan penggunaan tanaman obat tradisional sehingga diperlukan
strategi meningkatkan penggunaan dan pengetahuan dengan dokumentasi kajian
etnofarmakologi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggali informasi jenis
tanaman, cara mendapatkan, pengolahan, penggunaan dan pemanfaatan bagian
tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Baturraden
Kabupaten Banyumas sehingga akan muncul tanaman obat yang belum banyak
diteliti dan tanaman obat dengan jumlah penggunaan terbanyak. Jenis penelitian
ini deskriptif menggunakan metode pengambilan data dengan wawancara semiterstruktural
kepada 26 informan di lokasi penelitian pada bulan Mei-Juli 2018.
Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan interpretasi hasil
wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa di wilayah Kecamatan
Baturraden, telah terdokumentasi 27 jenis tanaman obat terdiri dari 20 suku
tanaman obat. Cara mendapatkan tanaman obat paling banyak di kebun.
Pengolahan tanaman obat sebagai antidiabetes sebagian besar dengan cara direbus
dan digunakan dengan cara diminum serta pemanfaatan bagian tanaman yang
paling banyak adalah daun, sedangkan tanaman obat yang paling banyak
digunakan sebagai alternatif antidiabetes di Kecamatan Baturraden adalah kumis
kucing, sambiloto, manis, pinang, insulin, pepaya, meniran, lamtoro, pace dan
kunir. Sedangkan tanaman obat yang perlu diteliti lebih lanjut adalah keji beling,
manggis, jagung, alpukat, ciplukan dan jati
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Wahyu Utaminingrum, M.Sc.,Apt dan Dr. Diniatik, M.Sc.,Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Etnofarmakologi, Antidiabetes, Kabupaten Banyumas, Kecamatan Baturraden, Tanaman Obat |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Users 144 not found. |
| Date Deposited: | 07 Aug 2019 01:27 |
| Last Modified: | 24 Jul 2024 00:48 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8974 |
