SETYOWATI, ARI (2018) PENGELOLAAN KELAS INKLUSI DI SD NEGERI 3 ARCAWINANGUN DAN SD MUHAMMADIYAH 1 KARAGANYAR. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
ARI SETYOWATI_COVER.pdf
File Pdf (1MB)
ARI SETYOWATI_BAB I.pdf
File Pdf (674kB)
ARI SETYOWATI_BAB II.pdf
File Pdf (825kB)
ARI SETYOWATI_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (640kB)
ARI SETYOWATI_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
ARI SETYOWATI_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (618kB)
ARI SETYOWATI_DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (953kB)
ARI SETYOWATI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Pendidikan setiap warga negara dijamin dan dilindungi oleh negara tanpa adanya diskriminasi, termasuk menjadi hak bagi warga negara dengan kebutuhan khusus. Pendidikan inklusi merupakan program pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk memberikan layanan pendidikan secara layak bagi warga negara dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan penyelenggaraan program inklusi dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran kelas inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Partisipan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru, shadow teacher, siswa dan orang tua siswa. penelitian ini dilaksanakan di dua sekolah, yaitu SD A dan SD B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan antara siswa normal (reguler) dan siswa berkebutuhan khusus di SD A dan di SD B memiliki perbedaan. Kegiatan dan proses pembelajaran antara siswa normal dan siswa berkebutuhan khusus di SD A bentuk pelayanan masih disamakan, sehingga belum begitu terlihat perbedaannya. Untuk SD B, bentuk pelayananan yang diberikan oleh guru dalam kegiatan dan proses pembelajaran antara siswa normal dan siswa berkebutuhan khusus sudah dibedakan. Perbedaan tersebut terletak pada proses seleksi penerimaan peserta didik, kurikulum, Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran, metode pembelajaran, evaluasi pembelajaran, penilaian, laporan hasil belajar, guru pendamping, dan sarana prasarana. Perbedaan tersebut dirancang dan disesuaikan oleh guru berdasarkan kategori ketunaan siswa berkebutuhan khusus. Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan program inklusi di SD A perlu ditingkatkan, sementara di SD B sudah cukup baik.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Santhy Hawanti, Ph.D., & Agung Nugroho, M.Pd. |
| Uncontrolled Keywords: | Program Inklusi, Kelas Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar S1 |
| Depositing User: | Amri Hariri |
| Date Deposited: | 22 Apr 2019 03:08 |
| Last Modified: | 06 Feb 2025 03:23 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8651 |
