PUSPITASARI, NANDA (2018) HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RESIKO DENGAN KEJADIAN DEKUBITUS PADA LANSIA DI PANTI WERDHA DEWANATA CILACAP. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Nanda Puspitasari COVER.pdf
Download (1MB)
Nanda Puspitasari BAB I.pdf
Download (686kB)
Nanda Puspitasari BAB II.pdf
Download (854kB)
Nanda Puspitasari BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (672kB)
Nanda Puspitasari BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (649kB)
Nanda Puspitasari BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (602kB)
Nanda Puspitasari DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (672kB)
Nanda Puspitasari LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang Masalah: Dekubitus merupakan masalah kesehatan sekunder yang terjadi sebagai dampak lanjut terhadap masalah kesehatan yang menyebabkan penderita mengalami imobilisasi terutama pada lansia. Insiden dan prevalensi dekubitus di Indonesia mencapai 40% atau yang tertinggi diantara
negara-negara besar ASEAN lainnya.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara faktor resiko dengan kejadian dekubitus pada lansia di Panti Werdha Dewanata Cilacap.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
observasi analitik dan menggunakan desain case control, dengan jumlah sampel 60 responden.
Hasil: Uji Point biseral pada usia p value sebesar 0,
085 yang menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara faktor resiko kejadian dekubitus pada lansia di panti. Nutrisi p value sebesar 0,
325 yang menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara faktor resiko kejadian dekubitus pada lansia di panti. Durasi baring p value sebesar 0,035 yang menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara faktor resiko kejadian dekubitus pada lansia di panti. Pressure p value sebesar 0.039 yang menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara faktor resiko kejadian dekubitus pada lansia di panti.
Moisture p value sebesar 0,077 yang menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara faktor resiko kejadian dekubitus pada lansia di panti. Friction
p value sebesar 0,159 yang menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara faktor resiko dengan kejadian dekubitus pada lansia di panti.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa durasi baring pada kejadian dekubitus sangat mempengaruhi adanya luka dekubitus pada lansia di panti werdha dewanata cilacap.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | PEMBIMBING: Ns. Agus Santosa, S.Kep., M.Kep. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Faktor resiko, Dekubitus, Lansia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 12 Dec 2018 09:22 |
| Last Modified: | 19 Dec 2024 02:42 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8230 |
