NURCAHYANINGSIH, INTAN (2018) ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HIPERTENSI INTRADIALITIK PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Intan Nurcahyaningsih COVER.pdf
Download (1MB)
Intan Nurcahyaningsih BAB I.pdf
Download (673kB)
Intan Nurcahyaningsih BAB II.pdf
Download (731kB)
Intan Nurcahyaningsih BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (691kB)
Intan Nurcahyaningsih BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (689kB)
Intan Nurcahyaningsih BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (649kB)
Intan Nurcahyaningsih DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (659kB)
Intan Nurcahyaningsih LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi intradialitik merupakan salah satu komplikasi intradiaitik yang mempunyai pervalensi 5-15%. Pada pasien gagal ginjal kronik
yang menjalani hemodialisa secara rutin mengalami peningkatan tekanan darah sistolik pascadialisis dengan ∆BP (tekanan darah pascadialisis – tekanan darah sistolik predialisis) ≥ 10 mmHg. Faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi intradialitik antara lain usia,
jenis kelamin, lama hemodialisa,Interdialytic Weight Gain (IDWG) dan Quick Blood.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi intradialitik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Prof. Dr.
Margono Soekarjo Purwokerto.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
Analitik Observational dengan pendekatancross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa rutin dengan jumlah 58 responden dengan teknik random samplingpada bulan maret 2018. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dengan uji regresi logistik.
Hasil: Sebagian besar responden dengan hipertensi intradialitik berusia ≤ 60 (89,7%), jenis kelamin memiliki jumlah yang sama 29 responden dengan
presentase (50%), lama hemodialisa > 12 bulan (81%),
IDWG ≤ 14% (62,1%), dan Quick Blood diatas rentang normal (>300) sebanyak (53,4%). Usia (RP=0,7; IK95% : 0,9-1,2),
Jenis Kelamin (RP=1,8; IK95% : 0,3-1,5), Lama Hemodialisa (RP=1,3; IK95% : 1,1-1,6), IDWG (RP=1,0; IK95% : 0,5-2,2) dan Quick Blood (RP=1,4; IK95% : 0,4-1,5), bukan merupakan faktor yang mempengaruhi
hipertensi intradialitik.
Kesimpulan: Usia, jenis kelamin, lama hemodialisa, IDWG, lama hemodialisa dan quick blood bukan merupakan faktor yang mempengaruhi hipertensi intradialitik. Hal tersebut dapat dikarenakan tidak adanya perlakuan kelompok kontrol, keterbatasan sampel dan pengukuran setiap responden hanya dilakukan
satu kali sesi hemodialisa.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | PEMBIMBING: Ns. Sri Suparti, S.Kep., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: hipertensi intradialitik, usia, jenis kelamin, lam hemodialisa, IDWG, Quick Blood. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 05 Dec 2018 09:13 |
| Last Modified: | 22 Nov 2024 02:33 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8209 |
