Sulistiana, Dwi Septi (2018) Hubungan Status Dehidrasi Dengan Hipertermi Kasus Diare Pada Anak Umur 1-3 Tahun Di Rsud R Goeteng Tarunadibrata Purbalingga. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Dwi Septi Sulistiana COVER.pdf
Download (1MB)
Dwi Septi Sulistiana BAB I.pdf
Download (739kB)
Dwi Septi Sulistiana BAB II.pdf
Download (719kB)
Dwi Septi Sulistiana BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (881kB)
Dwi Septi Sulistiana BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (768kB)
Dwi Septi Sulistiana BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (658kB)
Dwi Septi Sulistiana DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (671kB)
Dwi Septi Sulistiana LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: data WHO diare merupakan penyebab nomor dua kematian balita didunia, angka kesakita diare pada 2010 yaitu 441 penderita per 1000
penduduk. Jumlah kematian 1.289, Kejadian diare di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2013 terdapat 5 kasus kematian. Hasil studi pendahuluan pada tanggal 21 Desember 2017 di Rumah Sakit Umum dr.R. Goeteng Taroenadibrata kasus diare yang terjadi pada anak balita dari bulan September 2017 sampai November sebanyak 103 balita. Diare juga akan mengalami dehidrasi dan hipertermi,
dehidrasi berat 48, dehidrasi ringan /sedang 18, diare dan hipertermi pada 11 balita .
Tujuan: Untuk menganalisa hubungan status dehidrasi dengan hipertermi kasus diare anak umur 1-3 tahun di RSUD R Goeteng Tarunadibrata Purbalingga.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan kuantitatif. Sampe penelitian ini adalah anak yang mengalami diare
dengan usia 1-3 Tahun di RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga, yaitu sebanyak 50 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling dengan analisa Spearman’s Rank.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden usia, rata-rata yang menglami diare 1,72±0,76 tahun. Usia termuda 1tahun dan tertua 3 tahun, Karakteristik jenis kelamin laki-laki (60.0%), perempuan (40.0%). Sedangkan karakteristik status dehidrasi dengan hipertermi, dehidrasi ringan(34.0%), Sedang
(52,0%) dan Berat (14,0%), yang mengalami hipertermi (78,0%) dan yang tidak(22.0%). Penelitian ini menggunkan analisis Superman’s Rank dengan hasil data korelasi ρ value =0,004 (<α =0,05) dengan koefisien korelasi sebesar0,672.
Kesimpulan: Ada hubungan status dehidrasi dengan hipertermi kasus diare pada anak umur 1-3 tahun di RSUD R Goeteng Tarunadibrata Purbalingga.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | PEMBIMBING: Dr. Ns. Umi Solikhah, S.Pd., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Status Dehidrasi,Hipertermi, Diare, Anak Umur 1-3 |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 26 Nov 2018 04:14 |
| Last Modified: | 03 Mar 2025 01:31 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/8154 |
