OCTAVIANA, RISKA (2012) PERBANDINGAN INTERAKSI OBAT DAN PERMASALAHAN DOSIS PADA PASIEN OSTEO ARTHRITIS DI DUA RUMAH SAKIT. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (560kB)
BAB II.pdf
Download (632kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (717kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (653kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (548kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (661kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang:
Osteoarthritis
merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi
dikalangan masyarakat dan memerlukan penanggulangan yang tepat. Penyakit
osteoarthritis
ini lebih banyak dialami pada pasien denga
n usia lanjut, yang mana
pasien dengan usia lanjut dapat mengalami penyakit komplikasi sehingga
memerlukan banyak obat untuk mengatasinya. Penggunaan obat yang terlalu
banyak kemungkinan besar dapat menyebabkan terjadinya interaksi obat dan
permasalahan do
sis. Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan untuk mencari
seberapa besar tingkat kejadian interaksi obat dan permasalahan dosis di dua
rumah sakit yang berbeda.
Tujuan Penelitian:
Penelitian ini bertujuan untuk membandingan tingkat
kejadian interkasi o
bat dan permasalahan dosis pada pasien
osteoarthritis
didua
rumah sakit.
Metode Penelitian
:
Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan
rancangan
cross sectional
dan metode pengambilan data secara retrospektif dari
rekam medik pasien.
Hasil:
Pasien
osteoarthritis
yang digunakan sebagai sampel sebanyak 54 pasien di
RSUD. Prof. Dr. Margono Soekardjo
Purwokerto
(rumah sakit A) dan 54 pasien
di RS. Wijaya Kusuma (rumah sakit B). Dari data yang diperoleh, terdapat pasien
yang mengalami kejadian interaksi obat dan permasalahan dosis. Kejadian
interaksi obat di rumah sakit A adalah 22 (40,7%) pasien dan 34 (63,0%) pa
sien di
rumah sakit B. Permasalahan dosis pada pasien
osteoarthritis
, 3 (5,6%) pasien
mengalami dosis kurang di rumah sakit A dan 8 (14,8%) pasien terjadi di rumah
sakit B. Sedangkan pasien yang mengalami dosis berlebih di rumah sakit A
sebanyak 3 (5,6%) p
asien dan 2 (3,7%) pasien mengalami dosis lebih di rumah
sakit B. Berdasarkan hasil statistik menunjukan bahwa kejadian interaksi obat
terdapat perbedaan yang bermakna antara rumah sakit A dan rumah sakit B
(p<0,05), sedangkan pada permasalahan dosis tidak
terdapat perbedaan yang
bermakna antara rumah sakit A dan rumah sakit B (p>0,05).
Kesimpulan:
Tingkat kejadian interaksi obat terdapat perb
edaan antara dirumah
sakit A dan rumah sakit B
, sedangkan kejadian permasalahan dosis tidak terdapat
perbedaan anta
ra
rumah sakit A dan rumah sakit B
.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Didik Setiawan, M.Sc.,Apt, dan Susanti, M.Phil., Apt, |
| Uncontrolled Keywords: | osteoarthritis , interkasi obat, dosis, dua rumah sakit |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Users 144 not found. |
| Date Deposited: | 18 Oct 2017 03:18 |
| Last Modified: | 26 Nov 2024 07:00 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4771 |
