NURDIYANI, ELI (2011) KEJADIAN DROP OUT KB SUNTIK DI KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
ELI NURDIYANI COVER.pdf
Download (616kB)
ELI NURDIYANI BAB I.pdf
Download (515kB)
ELI NURDIYANI BAB II.pdf
Download (566kB)
ELI NURDIYANI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (522kB)
ELI NURDIYANI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (582kB)
ELI NURDIYANI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (499kB)
ELI NURDIYANI DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (503kB)
ELI NURDIYANI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (716kB)
Abstract
Latar belakang: Diprediksi bahwa faktor yang dominan terhadap terjadinya drop out penggunaan alat kontrasepsi adalah faktor tingkat ekonomi, pengetahuan dan kebutuhan penggunaan alat kontrasepsi.
Tujuan penelitian: Untuk mendeskripsikan kejadian drop out dari KB suntik di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.
Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan wawancara mendalam terhadap informan. Penelitian ini di lakukan pada bulan Juni-Desember 2010 pada ibu-ibu pengguna kontrasepsi suntik, di Desa Petaunan, Karangkemiri, Pekuncen, Krajan di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Pemilihan informan berdasarkan teknik Purposive sampling dengan jumlah informan 8 orang.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan mengetahui tentang efektifitas KB suntik. Efek samping yang diketahui oleh informan adalah:
perubahan berat badan, gangguan menstruasi, spoting, pusing, mual, muntah dan menimbulkan jerawat. Informan dalam penelitian ini memiliki status ekonomi yang
cukup baik. Faktor biaya tidak mempengaruhi kejadian dropout KB suntik. Sebagian besar informan dalam penelitian ini mendapatkan dukungan suami dalam pemilihan KB suntik. Dropout yang dilakukan oleh akseptor KB suntik adalah karena mengalami efek samping peningkatan berat badan yang menyebabkan kegemukan, mengalami ef
ek samping pusing, mual dan menimbulkan jerawat, menginginkan untuk hamil lagi, ganti dengan alat kontrasepsi jangka panjang dan pengaruh suami.
Kesimpulan: Dropout KB suntik pada umumnya disebabkan karena peningkatan berat badan yang menyebabkan kegemukan, efek samping pusing, mual dan jerawat, ingin hamil lagi, ganti alat kontrasepsi jangka panjang dan pengaruh suami.
Saran: Akseptor KB suntik harus mempunyai pengetahuan yang baik tentang KB suntik sehingga dapat menjadi akseptor yang lestari. Selain itu dukungan suami sangat diperlukan untuk meningkatkan mental akseptor
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: Sodikin.A.Kep.,M.Kes. PEMBIMBING II: Yuliarti,S.KM.,M.Kes. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Drop out KB suntik, pengetahuan, status ekonomi, dukungan suami |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 02 Oct 2017 06:47 |
| Last Modified: | 22 Nov 2024 02:58 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4479 |
