JANARKO, ADI DWI (2011) PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI SENSORIS TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL PADA PASIEN JIWA MENARIK DIRI DI BANGSAL SAKURA SAMIAJI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
ADI DWI JANARKO COVER.pdf
Download (627kB)
ADI DWI JANARKO BAB I.pdf
Download (539kB)
ADI DWI JANARKO BAB II.pdf
Download (606kB)
ADI DWI JANARKO BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (575kB)
ADI DWI JANARKO BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (539kB)
ADI DWI JANARKO BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (519kB)
ADI DWI JANARKO DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (524kB)
ADI DWI JANARKO LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang:
Berdasarkan data Departemen Kesehatan tahun 2007, penderita
gangguan jiwa di Indonesia sangat tinggi mencapai lebih dari 28 juta orang. Terapi Aktivitas Kelompok stimulasi sensori adalah upaya menstimulasi semua
pancaindra agar memberi respon yang adekuat yang dapat digunakan dalam perawatan pasien jiwa menarik diri.
Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi sensoris terhadap kemampuan komunikasi verbal pada pasien jiwa menarik diri di Bangsal Sakura Samiaji RSUD Banyumas.
Metode Penelitian:
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pre eksperimental dengan rancangan one group pretest
-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien jiwa menarik diri di Bangsal Sakura Samiaji RSUD Banyumas Bulan Juli 2011, menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 30 pasien. Variabel yang diteliti adalah kemampuan komunikasi
verbal pasien yang dilakukan terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori. Uji hipotesis menggunakan uji t-paired (berpasangan).
Hasil penelitian: Komunikasi verbal pasien sebelum dilakukan terapi di Bangsal Sakura Samiaji RSUD Banyumas Bulan Juli 2011 sebagian besar dalam kategori tidak baik yaitu sebanyak 25 pasien (83,3%) dengan skor rata-rata sebesar 14,9. Sedangkan sebagaian kecil memiliki kemampuan komunikasi verbal baik yaitu 5 pasien (16,7%). Kemampuan komunikasi verbal pasien sesudah dilakukan terapi
aktivitas kelompok stimulasi sensori sebagian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 24 pasien (80%) dengan skor rata-rata sebesar 29,4. Sedangkan sebagian
kecil memiliki kemampuan komunikasi verbal tidak baik yaitu 6 pasien (20%).
Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori terhadap kemamp
uan komunikasi verbal pada pasien jiwa menarik diri di Bangsal Sakura Samiaji RSUD Banyumas Bulan Juli 2011.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: Ns. Dedy Purwito, S.Kep., M.Sc PEMBIMBING II: Ragil Setiyabudi, SKM |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Sensori, komunikasi verbal, pasien jiwa menarik diri |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 27 Sep 2017 09:16 |
| Last Modified: | 28 Oct 2024 02:36 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4412 |
